Investasi Manufacturing di Indonesia Timur Bisa Capai Rp 220 T

8

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Pameran Manufacturing Surabaya 2017 skala Internasional, yang diselenggarakan di wilayah Timur Indonesia dibuka Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf bertempat di Mall Grand City Convention and Exhibition Center, Surabaya, Rabu (19/07/2017).

Dalam sambutan, Wagub Jatim akrab dengan panggilan Gus Ipul ini menyamoaikan kawasan Indonesia Timur ditargetkan mampu serap nilai investasi hingga Rp 220 Triliun. karna menjadi kebutuhan pelaku bisnis dan dinanti sebagai penyedia solusi manufactur daiam negeri dan internasional.

“Pameran yang diselenggarakan selama 4(empat)hari mulai tanggal 19-22 Juli 2017 ini bertujuan ada sinergitas dengan pemerintah guna mempercepat pembangunan,” ujarnya.

Suasana pameran manufacturing Surabaya 2017.
Suasana pameran manufacturing Surabaya 2017.

Alasannya jelas, kata Gus Ipul daerah perbatasan mulai dari Pulau Rondo sampai NTT, termasuk di Skouw, Kota Jayapura, Papua. Bahkan sejumlah Pos Lintas Batas Negara telah diresmikan tahun ini.

Loading...
Baca Juga  Wanita Tergeletak, Shelter Stasiun Kertomenanggal Mendadak Ramai

Terpisah,Andi Rukmana wakil Ketua Kadin Indonesia Timur menyampikan di sektor perhubungan, pemerintah pusat juga telah merampungkan dan meresmikan sejumlah bandara di Papua dan Sulawesi, mempercepat pengembangan jalan trans Papua, pembukaan lahan sawah baru di Sulawesi dan Kalimantan, percepatan pembangunan rel kereta api Sulawesi, serta peresmian sejumlah pembangkit listrik.

Jika kita mau tumbuh 5-6 %, jadi keebutuhan ekonomi butuh tambahan suplay listrik 5.000 hingga 6.000 mega watt.

Sedangkan dalam negeri baru sanggup diangka 3.000 mega watt per tahun.

Menurut data kadin tercatat tahun sebelumnya 2016 silam reaIisasi investasi di Indonesia Timur mencapai Rp 119,3 triliun dari rencana awal sebesar Rp 119 triliun.

Baca Juga  Dinas PMD Bojonegoro Gelar Workshop Optimalisasi Aplikasi Siskeudes

“Kami tetap optimis perkembangan sentra industri KTI mampu menyerap investasi diatas I4°o atau sekitar Rp 200 sampai Rp 220 triliun,” pungkasnya.

Penulis :Kristiana
Editor :Budi
Publisher:Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPemkab Bojonegoro Gelar Sosialisasi Pengisian Perangkat Desa
Artikulli tjetërDinas Perdagangan Bojonegoro Akan Evaluasi Pelayanan PKL Di Taman Rajekwesi

Tinggalkan Balasan