Banjir Sampang

SAMPANG, (Kabarjawatimur.com) – Akibat curah hujan tinggi membuat sejumlah rumah penduduk di wilayah perkotaan Kabupaten Sampang, Madura kembali tergenang banjir, Senin (11/1/2021).

Pasalnya Debit air sungai kali kemuning meluap di karenakan beberapa hari ini terus di guyur hujan.

Pantauan kabar jawatimur.com, salah satu wilayah Kecamatan Kota Sampang tepatnya, di Jalan Imam Bonjol ketinggian air banjir sudah sekitar 30 cm.

Namun, untuk kondisi lalu lintas di jalan Provinsi dari arah Kecamatan Sampang ke Kabupaten Pamekasan (jalur barat) tersebut masih terpantau normal bagi kendaraan roda empat

Secara swadaya warga Desa Daleman, Sampang memperbaiki jembatan agar dapat dilewati kendaraan roda empat

Sedangkan bagi roda dua yang memaksakan melintas, sebagian mengalami mogok dan juga ada yang melintas mulus.

Baca Juga  Dua Bus Layani Vaksin Gratis, Tempatnya di Cito dan Jemabatan Suramadu

Kasubag Humas Polres Sampang, Ipda Yoyok mengatakan, sesuai Patroli Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir yang dilakukan oleh Polsek Sampang hingga saat ini ketinggian air sungai Kamoning masih berasa di atas garis normal.

Loading...

Akibatnya terdapat sembilan tempat di kawasan Kota Sampang terendam air banjir

“Tingginya air banjir di sembilan tempat itu bervariatif tapi tempat yang paling tinggi merupakan di Jaakn Raya Desa Tanggumong Kecamatan Sampang sekitar 50 cm,” ujarnya.

Dijelaskan, sembilan tempat terendam banjir itu diantaranya Jalan Suhadak menuju ke arah Omben tingginya sekitar 30 cm.

Kemudian, Jalan Bahagia tingginya 10 cm, Jalan Kamboja 10 cm, Jalan Seruni 5 cm, Jalan Mawar 5 cm, Jalan Melati 5 cm dan Jalan Raya Desa Tanggumong 50 cm.

Baca Juga  Setelah Ranai, Sabang Sasaran Etape-9 Taruna AAL Satlat KJK Selanjutnya

“Termasuk di Jalan Pemuda Bahari dan Jalan Pemuda Baru yang tingginya sama-sama 15 cm,” terangnya.

Mengetahui hal itu, pihaknya berharap agar masyarakat setempat untuk berhati-hati saat beraktifitas di tengah bencana banjir.

“Begitupun bagi pengendara agar tidak memaksakan diri jika melintas di area banjir sebab mengakibatkan kendaraan mogok,” pungkasnya.(*)

Reporter: Hari

Loading...
Berita sebelumyaPPKM Marak Swab Antigen Palsu Dijual, Satu Pelaku Dibekuk Polda Jatim
Berita berikutnya42 Hari Menikah, Pria asal Jember jadi korban Sriwijaya SJ 182

Tinggalkan Balasan