Diduga Pungut Rp 30 Juta Transaksi Tanah Kapling, Kades Singojuruh-Banyuwangi: Itu Uang Jasa

66
Tanah Kapling. (Istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Nilai transaksi tanah kapling, di wilayah Desa/Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi mencapai Rp. 30 juta. Hal tersebut dikabarkan dipungut oleh Kepala Desa (Kades) Singojuruh, Suharto.

Namun, nominal yang cukup fantastis tersebut diminta oleh Kades Singojuruh dengan dalih menjanjikan membantu kepengurusan ijin peralihan irigasi dan ijin lainnya saat berada di cafe, wilayah Genteng.

Kades Singojuruh, Suharto mengatakan, penerimaan uang itu bukan untuk pengurusan ijin melainkan uang jasa.

Loading...

“Kalau uang itu dengan janji untuk pengurusan ijin irigasi itu tidak benar, karena itu bukan ranah kepala desa terkait irigasi, namun uang itu di berikan pada saat terjadi transaksi jual beli,” kata Suharto saat dikonfirmas wartawan, Senin (1/2/2021).

Baca Juga  Rapat Paripurna Persutujuan Raperda APBD 2023 Kabupaten Lamongan

“Dan uang itu adalah tanda jasa karena terjadi jual beli lahan, masak ketika diberi kita tolak, perlu di ketahui bahwa tanah itu mengalami sengketa lama sekali,” imbuhnya.

Sayangnya, Joko, orang yang disebut sebut sebagai pembeli lahan untuk kapling ketika di konfirmasi enggan menjawab. (*)

Reporter: Rochman

Loading...
Artikulli paraprakAmbil Helm di Apartemen, Dua Pria ini Pura-pura Jadi Pengunjung
Artikulli tjetërDukung Progam Kapolri Terkait Disabilitas, Satpas Colombo Sediakan Sarana Prasarana

Tinggalkan Balasan