Diduga Pungli Atribut Pelantikan Kades, Komisi I DPRD Gresik Panggil Dinas PMD

70
Pelantikan 47 Kepala Desa yang berlangsung pada 20 April 2022 lalu di halaman parkir belakang Pemkab Gresik.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Pelantikan Kepala Desa (Kades) pada 20 April 2022 lalu diterpa isu dugaan pungutan liar pembelian atribut dan pemotretan senilai Rp 900 ribu terhadap 47 kades. Dari situ Komisi I DPRD Gresik lalu memanggil Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik, Suyono, pada hari Selasa (17/5/2022) ini.

Ketua Komisi I DPRD Gresik Muchamad Zaifudin mengatakan, pemanggilan Plt Kadis PMD Gresik ini bertujuan untuk klafikasi dalam dengar pendapat (hearing) di ruang Komisi I.

“Pemanggilan ini sebagai tindak lanjut aduan tarikan atribut pakaian dinas upacara (PDU) 47 kepala desa (kades),” ujar Muchamad Zaifudin, Senin (16/5/2022).

Dia berkata, pihaknya perlu meminta penjelasan Plt. Kepala DPMD Suyono soal aduan penarikan PDU 47 kades. Sebab, pada hearing sebelumnya, Kamis (12/5/2022), Suyono berhalangan hadir.

Baca Juga  Dua Pencuri HP, Satu Lepas Tak Terbukti Terlibat

Sementara itu, Plt Kadis PMD Suyono mengaku telah mendapatkan pemberitahuan dari stafnya bila Selasa (17/5/2022) ini ada undangan dari Komisi I untuk hearing terkait aduan tarikan PDU.

“Saya sudah diberi tau staff adanya undangan itu. Sebelumnya saya tidak bisa hadir karena ada tugas rapat di Surabaya. Makanya waktu itu saya wakilkan,” ungkap pria yang juga menjabat Asisten I Sekda Gresik ini.

Loading...

Lebih jauh Dia menjelaskan, pembelian PDU untuk pelantikan 47 kepala desa merupakan inisiasi para kepala desa sebelum dilantik oleh Bupati Fandi Akhmad Yani pada (20/4/2022), di Halaman Parkir Kantor Pemkab Gresik.

“Pembelian PDU itu uang dari para kades karena tidak ada anggaran untuk itu dari APBD,” bebernya.

Baca Juga  Puskesmas Takel Kedung Cowek Terbakar, Terdapat Satu Korban

Dia menjelaskan, sebelum adanya pembelian PDU sudah dirapatkan dengan para kades. Dan waktu itu mereka menyetujuinya, terkecuali ada kades dari Kecamatan Sangkapura yang berhalangan hadir.

“Termasuk biaya untuk foto 47 kades saat penyematan tanda jabatan oleh Bupati Gus Yani dan Wabup Aminatun Habibah,” ungkapnya.

Usulan foto tersebut, lanjut Suyono, juga disetujui oleh para ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) di masing-masing kecamatan.

“Mereka minta dan setuju biar ada kenang-kenangan. Sebab, selama ini foto pelantikan saat penyematan tanda jabatan oleh bupati hanya simbolis 1 atau 2 kades saja,” tuturnya.

“Jadi, saya tegaskan karena memang tidak dianggarkan kades meminta itu dan kita (DPMD) fasilitasi,” imbuhnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakPolisi Hanya Dapat 90 Butir Pil dari Pekerja Pabrik ini
Artikulli tjetërWujudkan Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha Penuhi Kebutuhan Migor Curah Rp 14 Ribu Agar Tepat Sasaran

Tinggalkan Balasan