Diduga Cabuli Mertuanya, Oknum Polisi di Ujungpangkah Gresik Dilaporkan ke Propam

411
Wanita berinisial DM dengan didampingi penasehat hukum Abdullah Syafii usai melaporkan NS menantunya ke Polres Gresik.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Salah seorang oknum polisi berinisial NS (36) yang bertugas di Polsek Ujungpangkah terpaksa dilaporkan ke Seksi Propam (Profesi dan Pengamanan) Polres Gresik, oleh seorang wanita berinisial DM (50) warga salah satu perumahan di Kabupaten Gresik yang tak lain mertuanya sendiri, pada Jumat (27/03/2020).

Dalam laporan tersebut, oknum polisi berpangkat Brigadir itu dituding telah melakukan tindak pencabulan dengan merabah dan mencium mertuanya. Yang mengejutkan lagi, NS merupakan pengantin baru yang menikah pada September 2019 dengan putrinya DM.

Kasi Propam Polres Gresik Ipda Suharto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Iya benar. Laporan tersebut sudah kita terima dan masih kita tangani mas,” ujar Suharto saat dikonfirmasi via pesan whatsapp, Sabtu (27/03/2020).

Baca Juga  SIG Luncurkan Produk Baru Semen Dynamix Masonry

Penasehat hukum DM Abdullah Syafii mengatakan, dugaan tindak pencabulan yang dilaporkan oleh kliennya tesebut berlangsunh sejak Desember 2019 hingga Februari 2020. Saat itu korban tidak berani melapor karena takut putrinya dicerai.

Loading...

“Karena masih pengantin baru. Takut anaknya dicerai. Tapi semakin lama terlapor tidak menghentikan kelakuannya. Merasa tidak tahan korban lalu bercerita kepada anaknya dan keluarga besarnya. Dan akhirnya sepakat melaporkan NS,” ungkapnya.

Dalam surat laporan tersebut, terlapor dituduh telah melakukan tindak kekerasan seksual pasal 45 UU kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pasal 289 KUHP. “Sudah kita laporkan dan sudah diterima,” pungkasnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun. Oknum polisi tersebut bukan sekali ini saja melakukan dugaan tindak pencabulan. Pada pertengahan Juli 2019 lalu NS pernah dilaporkan atas tuduhan telah menghamili seorang wanita berinisial IH (32) warga Tangerang yang tinggal di Jl Usman Sadar Gresik.

Baca Juga  Taat Kyai, Gus Saif dan Bolo Saif Siap Menangkan Hendy-Firjaun

Dari laporan sebelumnya, NS yang sebelumnya bertugas di bagian sarpras dan logistik Polres Gresik akhirya dijatuhi hukuman disiplin dan dimutasi ke Polsek Ujungpangkah. Entah kenapa kelakuan tersebut kembali terulang lagi. (*)

Reporter : Azharil Farich

 

Loading...

Tinggalkan Balasan