Diduga Bagi Kupon Bazar Gratis, Relawan Qosim-Alif Dilaporkan ke Bawaslu Gresik

Tim Hukum dan Advokasi Paslon Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah (Niat) saat melapor ke Bawaslu Gresik.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Diduga melakukan pelanggaran pemilu, relawan pendukung paslon Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) akhirnya dilaporkan oleh Tim Hukum dan Advokasi paslon Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) ke Bawaslu Kabupaten Gresik.

Dalam laporan itu, Relawan Gerakan Sosial (RGS) yang mendukung paslon nomor urut satu ini dituding menggelar kampanye di luar jadwal. Berupa kegiatan senam pagi dan bagi-bagi kupon bazar gratis di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik, pada Minggu (15/11/2020).

“Berdasarkan bukti yang telah kami kumpulkan, RGS telah berkampanye di luar jadwal yang ditetapkan KPU. Semestinya hari Minggu itu jadwal kampanye Niat,” kata Irfan Choiri, Ketua Tim hukum dan Advokasi Niat, Selasa (17/11/2020).

Ditegaskan, langkah ini ditempuh setelah tim hukum dan advokasi Niat mendapatkan laporan, bila RGS mengadakan senam pagi bersama masyarakat Gumeno. Usai senam, RGS juga membagikan kupon gratis kepada masyarakat yang hadir dalam bazar tersebut.

Loading...

“Kami mendapati laporan adanya bukti foto dan videonya bahwa RGS sedang menggelar bazar gratis dengan kupon yang bisa ditukarkan dengan sejumlah barang seperti gelas, kerudung, alat pemebersih lantai, minyak goreng, mie dan lain-lain,” tegasnya.

Dari bukti tersebut, lanjut Irfan, hal ini jelas melanggar pasal 26 juncto pasal 68 juncto pasal 187A UU nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Gresik M Imron Rosyadi ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima surat laporan dari Tim hukum dan advokasi Niat atas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh RGS. Selanjutnya, Bawaslu Gresik akan menggelar rapat pleno hari ini untuk dilakukan kajian.

“Masih kami kaji apakah ini ada dugaan pelanggaran. Kalau ada pelanggarannya ini ke arah mana, pidana atau adminsitrasi atau mengarah surat teguran melalui surat peringatan,” pungkasnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan