Diduga Anggota Geng Diamankan, Tak Hafal Baca Pancasila

73
Diduga anggota geng yang diamankan

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – Masih maraknya geng di kota Surabaya dan bahkan kerap menggelar aksi tawuran, diantisipasi oleh Polrestabes Surabaya.

Petugas rutin melakukan patroli terbuka di beberapa ruas jalan yang dianggap rawan terjadinya aksi tawuran.

Ruas jalan yang dianggap rawan yakni, Jalan Kenjeran, Ngaglik, Kusuma Bangsa dan beberapa wilayah lainnya.

Tim Respatti Polrestabes Surabaya yang berpatroli menemukan pemotor yang saat itu menggunakan motor tanpa plat dan tak dilengkapi surat-surat, diduga anggota geng.

Setelah diamankan, ternyata masih anak-anak berinisial BN (16), asal Jalan Bgen, Surabaya. Ketika digeledah, anak dibawah umur ini ber tatto di sekujur tubuhnya dan telinga ditindik besar.

Loading...
Baca Juga  Wonosari Wetan Surabaya Geger, Satu Warganya Bersimbah Darah

KBO Sat Sabhara Polrestabes Surabaya, Iptu Satriono, Rabu (15/7/2020), mengatakan, saat itu gerak-geriknya mencurigakan. Begitu hentikan, pria itu malah kabur dan dilakukan pengejaran hingga tertangkap.

“Saat petugas melakukan penggeledahan, tidak ada tanda pengenal, handpone dan identitas lainnya,” sebut Satriono.

Pada saat ditanya petugas terkait geng, anak tersebut tak mengakuinya. Namun dirinya tahu betul dua geng yang tengah berseteru dan meresahkan di Surabaya dan saat ini masih dalami oleh petugas.

Guna untuk memberi efek jera sebelum digelandang ke Mapolrestabes Surabaya, BN diminta untuk membacakan Pancasila.

Namun BN mengaku tidak hafal serta tidak tahu. “Saya gak bisa pak,” singkatnya.(*)

Reporter : Eko

Loading...
Baca Juga  Datang ke Pasar Rogojampi, Mas Yusuf Dicurhati Pedagang

Tinggalkan Balasan