Didik Mukrianto Minta Wakapolri Tak Gegabah Melibatkan Jeger

15
didik mukrianto
Didik Mukrianto

JAKARTA (kabarjawatimur.com) Anggota Komisi III DPR RI, Dr. Didik Mukrianto buka suara terkait adanya wacana langkah Wakapolri yang akan melibatkan “jeger/preman” pasar dalam penanganan Covid-19. Pihaknya mengapresiasi semangat, komitmen dan langkah Wakapolri dalam merespon serta menangani penyebaran Covid-19 yang belum terkendali hingga saat ini.

“Namun semangat dan langkah itu bisa menimbulkan persoalan baru dan kontra produktif apabila salah dalam mengambil kebijakan termasuk meligitimasi hadirnya “jeger/preman pasar” dalam tugas dan kewenangan institusional formal,” kata Didik Mukrianto.

Loading...

Ketua DPP Partai Demokrat Departemen Hukum Dan Hukum HAM ini menambahkan agar Wakapolri menghitung ulang dampak dan eksesnya, termasuk psikoligis bagi masyarakat. “Pengetahuan publik selama ini, hadirnya “jeger/preman” untuk beberapa kondisi dianggap sangat meresahkan dan mengganggu kamtibmas yang harus ditindak oleh Polisi. Rencana pelibatan mereka dalam penanganan Covid-19, tentu ini akan dianggap juga pengakuan dan penguatan terhadap aktifitas para “jeger/preman”,” terangnya.

Baca Juga  Relawan PAS Optimis Eri-Armuji Bisa Melanjutkan Kebaikan Risma

Untuk itu pihaknya berharap kepada Wakapolri untuk tetap obyektif, rasional dan selalu terukur dalam mengambil langkah dan kebijakan untuk melayani dan mengayomi masyarakat. Menurutnya kesiapan Polri dan SDM-ny yang cukup maju dan dapat diandalkan saat ini punya kepercayaan diri dan sekaligus yakin para aparat dibawahnya lebih dari mampu dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Jadi tidak perlu melibatkan, apalagi berpotensi meligitimasi eksistensi “jeger/preman pasar,” pungkasnya.

Reporter: Pradah

Editor: Rizky

Loading...

Tinggalkan Balasan