Di Traffic Light Jangan Melebihi Garis, Tilang CCTV Siap Rekam

215
Kamera CCTV siap merekam setiap pelanggar Lalu Lintas

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) –
Januari 2020, penerapan sistim E-Tilang sudah berlaku di Kota Surabaya. Beberapa titik kamera closed circuit television (CCTV), sudah siap merekam setiap pelanggaran yang dilakukan pengendara.

Jika melintas di beberapa ruas jalan yang terpasang CCTV, jangan melebihi garis pembatas jalan jika tidak ingin terekam dan menerima surat tilang.

Saat ini, ada 23 titik pemasangan CCTV di 15 jalan protokol untuk menjaring pelanggar.

Lokasi CCTV untuk E-Tilang sendiri sementara ini terpasang di Jalan Adityawarman, Jalan Raya Darmo, Jalan Kertajaya, Jalan Mayjen Prof Dr Moestopo, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Tunjungan.

Juga terpasang di Jalan Karang Menjangan, Jalan Kenjeran, Jalan Mastrip, Jalan Kusuma Bangsa, Jalan Dharmawangsa, Jalan Bratang, Jalan Gunungsari, Jalan Ngagel Jaya Selatan dan Jalan Hayam Wuruk, Surabaya.

Baca Juga  Spesialis Pencuri Dompet Dalam Mobil Dibekuk, Pelaku Dua Orang Pria

Selain melebihi garis disetiap lampu merah, beberapa pelanggaran yang akan ditilang diantaranya, tidak memakai helem, pelanggaran marka, melawan arus, melanggar Traffic Light.

Loading...

Kasatlantas Polrestabes Surabaya Kompol Teddy Chandra mengatakan, E-Tilang adalah program dari Korlantas Mabes Polri.

Ditlantas Polda Jatim adalah penanggung jawab di setiap daerah dan Surabaya dipilih sebagai pilot project penerapannya.

“Satlantas Polrestabes Surabaya bersama Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang ditunjuk sebagai pelaksana di Kota Surabaya,” sebut Teddy, Senin (30/12/2019).

Nantinya, Polrestabes dan jajarannya mempunyai tanggung jawab sebagai penyedia posko penegakan hukum (gakkum).

Posko Gakkum sendiri nantinya akan ada di Siola bersebelahan dengan SIM Corner. “Posko itu menjadi tempat petugas untuk memberikan surat tilang kepada para pelanggar yang terekam CCTV,” tambahnya.

Baca Juga  Pesta Miras Dalam Pernikahan Tiga Tewas, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Nantinya, surat konfirmasi tilang yang disertai detail pelanggaran, dan foto empat angle dari CCTV, akan dikirim dalam waktu maksimal 5 hari dan Konfirmasi diberi batas waktu maksimal 7 hari. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakTingkatkan Kualitas Sarana Pendidikan, Disdik Bangun RKB TK Kemala Bhayangkari
Artikulli tjetërNasi Kotak, 2 Ember Penuh Bocoran Air Hujan dan 3 Perempuan Cantik Bagikan Bunga, Warnai Rapat Paripurna Hak Angket DPRD Jember

Tinggalkan Balasan