Desa di Jember Berusaha Tekan Angka Stunting

8

Jember,(kabarjawatimur.com) – Angka penderita stunting di Jember masih tinggi. Salah satunya adalah di Desa Sukojember, Kecamatan Jelbuk.

Untuk menekan angka tersebut, Pemdes Sukojember bersama jajarannya menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan kasus stunting di wilayahnya.

Betapa tidak berdasar hasil verifikasi dan validasi tim lapangan pada bulan September – Oktober, angka bayi yang mengalami stunting mencapai 60 bayi.

Kepala Desa Sukojember, Kurniadi mengatakan sasaran kegiatan ini adalah para perangkat desa, kader Posyandu, bidan desa hingga ketua RT/RW setempat.

“Tujuan sosialisasi ini kita ingin kasus bayi stunting di Desa Sukojember tuntas. Kita juga melibatkan kader Posyandu, bidan desa, perangkat desa mulai RT, RW hingga Kasun serta tim penyuluh KB kecamatan untuk antisipasi kasus stunting,” ungkap Kurniadi, Kades Sukojember, di kantor desa Sukojember, Senin (14/11/2022).

Baca Juga  Jember Build Tech Carnaval Bukan Pameran Biasa

Kurniadi juga menjelaskan, pihaknya secara berkesinambungan melakukan sosialisasi pencegahan dan penanganan stunting hingga setiap dusun. “Besok kita rencananya akan mengadakan sosialisasi di Krajan Timur,” terangnya.

Loading...

Lebih lanjut, Kurniadi menjelaskan upaya yang dilakukan untuk mengurangi bahkan menuntaskan kasus stunting. Kurniadi menargetkan akhir tahun ini sudah tidak ada lagi kasus stunting di desanya.

“Kami berharap agar kasus stunting di desa Sukojember akan tuntas pada akhir Desember. Berdasar data yang kami terima, hingga saat ini sudah ada penurunan angka stunting di desa Sukojember,”harapmya.

Pemkab Jember sendiri mentargetkan penurunan stunting 14 persen pada tahun 2024. Target tersebut tidak mungkin bisa tercapai tanpa peran serta seluruh pihak.

Baca Juga  Dishub Jember Salurkan Subsidi BBM Ojol-Opang Tahap 3-4, Pengemudi Ojol: Sangat Membantu Sekali

Pemerintah Kabupaten Jember pun mengajak berbagai instansi pemerintah dan masyarakat untuk ikut berperan menurunkan stunting di wilayah Kabupaten Jember.

Beberapa waktu lalu Wakil Bupati Jember KH. MB. Firjaun Barlaman mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi pemerintah semakin kompak dalam penanganan stunting agar angka stunting di Jember turun.

“Untuk itu ada beberapa program yang harus kita sukseskan pada bulan Agustus mendatang, yaitu bulan timbang, bulan vitamin A untuk Balita, bulan imunisasi anak nasional. Saya berharap semua dapat berperan aktif sesuai tugas dan peran masing-masing,” pinta Wabup Jember Gus Firjaun, Rabu (27/7/2022). (*).

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakJember Fishing Tourist Gali Potensi Wisata Kelautan
Artikulli tjetërBook Of Ra Magic Kostenfrei Vorsprechen & Entzückung Bekommen

Tinggalkan Balasan