Deni Prasetyo: Politik Identitas Mengancam Persatuan Bangsa

26

Jember, (kabarjawatimur.com) – Partai Nasdem bersama Dewan perwakilan cabang ( DPC) dan calon guru saksi mulai dapil 1,2 dan 3, mengadakan acara sosialisasi wawasan kebangsaan di Kecamatan Pakusari, Sabtu (19/11/22).

Dengan tema “Implementasi Pancasila Dalam Menghadapi Ancaman Politik Identitas”, H Deni Prasetyo Selaku Anggota DPR Propinsi antusias dengan slogan wes wayae menang,

Deny menyampaikan bahwasanya “hari ini adalah pemantapan untuk calon guru saksi supaya kita lebih paham dan menang dalam persiapan 2024 ketika menghadapi pesta pemilu, dimana guru saksi akan memegang peranan penting,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini Bambang selaku Sekjen Partai Nasdem juga ikut menjelaskan 4 pilar kebangsaan Indonesia, menurut Bambang dasar identitas politik Indonesia yaitu Pancasila.

Loading...
Baca Juga  Kerja Nyata, Erick Thohir Disebut Cawapres Paling Progresif untuk Pilpres 2024

Nara sumber kali ini adalah Lukman Winarno, sebelum menjelaskan lebih dalam terkait Implementasi Pancasila, Lukman menjelaskan dasar tentang gotong royong adalah salah satu nilai penting dalam kondisi kebangsaan saat ini dalam menghadapi ancaman politik identitas.

“Bagaimana kaitannya gotong royong dengan dasar politik?, salah satu yang bisa di berikan dasar adalah keteladanan, keteladanan ini akan kita lihat dari para pemimpin kita, ini adalah praktek Pancasila dimana gotong royong dan musyawarah adalah roh dalam Pancasila,” katanya

“Saat ini kita menghadapi krisis keteladanan, sebagai dasar untuk politik identitas maka Pancasila akan menjadi dasar kuat untuk kita”, imbuh Lukman. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Baca Juga  Penurunan Kemiskinan dan Infrastruktur, Bojonegoro Lampaui Kabupaten Sekitar
Artikulli paraprakPengedar asal Lamongan Tak Berkutik, Dibekuk Dalam Gudang
Artikulli tjetërBupati Bojonegoro Harapkan Pramuka Kreatif dan Inovatif

Tinggalkan Balasan