Dengan Produk Olahan Warga, PKK Sekapuk Gresik Targetkan Omset Rp 1,9 Miliar Pertahun

200
Ibu-ibu penggerak PKK Sekapuk saat menunjukkan produk olahannya.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Di tengah terpuruknya ekonomi secara global, Pemerintah Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik justru bangkit dengan berbagai inovasi dan terobosan demi mewujudkan cita-citanya sebagai desa miliarder.

Salah satunya dengan memberdayakan kreatifitas warga setempat untuk membuat produk unggulan. Mulai dari aneka camilan hingga asesoris. Inovasi di bidang ekonomi kerakyatan ini digagas dan dikelola oleh pengurus PKK Sekapuk.

Tak tanggung-tanggung, dari produk olahan warga yang kemudian dikemas secara baik dan dijual ke pengunjung Wisata Setigi, PKK Sekapuk menargetkan omset pertahun sebesar Rp 1,9 miliar. Dengan asumsi omset penjualan perbulan sebesar Rp 160 juta.

“Dari produk olahan itu nantinya akan kami kemas dan dijual ke pengunjung Wisata Setigi. Untuk omset penjualan aneka camilan kita targetkan mencapai Rp 1,9 miliar pertahun,” kata Rif’atul Mubarokah, Ketua Penggerak PKK Sekapuk, Rabu (5/7/2020).

Baca Juga  UU Cipta Kerja Berpeluang Tumbuh Iklim Investasi di Kota Industri Gresik
Loading...

Dia menjelaskan, agar memiliki ciri khas tersendiri produk tersebut diberi merk ‘Dapur Mbok Inggih’. Adapun camilan yang dijual dengan harga Rp 5 ribuan perbungkus itu dijamin tanpa bahan pengawet.

“Produk ini merupakan makanan khas warisan turun temurun. Cukup dengan uang Rp 5.000 membeli produk kami, sudah membantu membuka lapangan kerja. Khusus hari Minggu pengunjung Wisata Setigi akan mendapatkan camilan kami,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim menambahkan, terobosan ini bagian dari langkah pemulihan ekonomi kerakyatan di tengah pandemi covid-19. Terutama ibu-ibu PKK yang selama ini hanya berorganisasi, ke depan bisa memiliki penghasilan sendiri.

“Kami berharap PKK betul-betul bisa mandiri. Bukan hanya sekedar berorganisasi, melainkan mampu memproduksi dan memasarkan produk. Sehingga ke depan ibu-ibu PKK bisa memiliki penghasilan dan lebih percaya diri,” pungkasnya. (*)

Baca Juga  Curi Tabung Elpiji, Dua Pemuda Gresik Digebuki Massa

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan