ASKAB saat menggelar hearing di ruang DPRD Banyuwangi. (FOTO:istimewa)

GRESIK, (Kabarjawatimur.cpm) – Oksigen bagi pasien Covid-19 menjadi kebutuhan vital. Di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah pada rumah sakit Muhammadiyah ketersediaan oksigen pada hari Minggu malam tanggal 4 Juli 2021 sempat menipis.

Sat Sabhara Polres Gresik bergerak cepat. Memberikan prioritas pendistribusian 25 tabung oksigen ukuran 6M3 menggunakan truk raimas dan dikawal tim patroli Sabhara.

Sebanyak 8 personel diturunkan, dipimpin IPDA Mustofa. Tak ingin datang terlambat sementara kebutuhan oksigen sangat mendesak di rumah sakit rujukan Covid-19 tersebut.

Loading...

Ketersediaan oksigen semakin menipis, dibutuhkan kecepatan agar tidak berakibat fatal. Bergerak dari Samator Gresik, memakan satu jam perjalanan menembus kepadatan arus lalin jalan raya daendels.

Baca Juga  Dirjen HAM Tepis Peduli HAM Beban Pekerjaan Tambahan

Alhamdulillah, bersyukur tabung oksigen tiba tepat waktu. Disaat 5 tabung terakhir habis pada pukul 21.00 Wib.

“Setiap kali ada distribusi tabung oksigen akan kami kawal.” ungkap Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, SH, SIK, MM ketika dikonfirmasi, Senin (5/7/2021).

Pihaknya mengaku bertekad mengawal pengeluaran maupun pendistribusian oksigen seperti halnya pengawalan pendistribusian vaksin Covid-19.

“Saat ini penggunaan oksigen diutamakan untuk kepentingan medis.” pungkasnya. (*)

Loading...
Berita sebelumyaPPKM Darurat, Belasan Warkop dan Cafe di Bojonegoro Disegel Petugas Gabungan
Berita berikutnya3 Hari Pelaksanan PPKM Darurat, Polres Blitar Tutup Kafe Hingga Putar Balik Puluhan Kendaraan dari Luar Daerah

Tinggalkan Balasan