Datangi ‘Enggal Modified’, Ipuk Siap Fasilitasi Pengembangan Builder Motor

128
Ipuk Fiestiandani saat berkunjung ke Enggal Modifide, di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi (istimewa)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, berkunjung ke bengkel Enggal Modified, di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, Sabtu (17/10/2020) kemarin.

Enggal Modified adalah workshop modifikasi motor milik Enggal Purna Prahara atau yang akrab disapa Enggal. Bengkel tersebut menjadi buah bibir di jagat nasional setelah menjuarai ajang modifikasi nasional pada tahun lalu.

“Dari Mas Enggal ini kita belajar, bagaimana hobi apabila ditekuni dan diseriusi bisa menjadi  sesuatu yang kreatif, dan membuka lapangan pekerjaan,” kata Ipuk.

Di bengkel Enggal, Ipuk mengagumi karya-karya modifikasi motor pria asli Banyuwangi itu. Ipuk berkeliling bengkel melihat berbagai jenis motor, mulai dari motor tua hingga sepeda BMX yang dimodifikasi.  Bahkan Ipuk mengorek informasi dari Enggal, mulai awal pendirian bengkel, cara modifikasi, manajemen, dan marketing.

Menurut Ipuk, apa yang dilakukan Enggal patut ditiru anak muda Banyuwangi lainnya.
“Mas Enggal ini mengajak anak-anak jalanan dan kurang mampu untuk belajar dan bekerja di bengkelnya. Setelah itu dia bina agar mereka bisa mandiri,” ucap Ipuk.

Baca Juga  Blusukan ke Kampung-Kampung, Ipuk Fiestiandani Dielukan-Elukan Warga
Loading...

Istri Bupati Abdullah Azwar Anas tersebut mengatakan, ke depan pemerintah daerah wajib memfasilitasi pengembangan kreativitas anak muda di bidang motor custom. Ipuk telah menyiapkan program pengembangan kreativitas anak muda, di antaranya di sektor otomotif.

“Dengan difasilitasi, konsisten didampingi, ada pelatihan dan sebagainya, sangat mungkin lahir banyak builder motor hebat seperti Mas Enggal. Bahkan ini berpotensi menjadi sektor ekonomi baru, di mana Banyuwangi akan dikenal sebagai referensi bengkel motor custom. Itu akan ikut membuka lapangan kerja,” tegas Ipuk.

Enggal sendiri mengawali usahanya dari hobi main motor. Mulai 2005 dia berani bongkar pasang motor. Baru satu tahun di 2006 mulai terima order modifikasi.

“Awalnya hanya terima order dari teman-teman dulu. Dan akhirnya banyak order dari luar setelah melihat hasil yang saya kerjakan,” kata Enggal.

Baca Juga  78 Kilo Sabu Dibakar di Polrestabes Surabaya, Termasuk Milik Dua Wanita dan Dua Anggota

Enggal tidak memiliki aliran khusus. Tidak hanya motor, dia juga memodifikasi BMX cub, street cub sampai moge beraliran sport dan klasik atau H-D.

Berkat kegigihannya, nama Enggal telah dikenal di dunia modifikasi baik nasional maupun internasional. Dia berkali-kali meraih juara modifikasi. Salah satunya The Greatest Bike Suryanation Motorland 2019, dan lainnya.

Enggal berharap, ke depan Banyuwangi bisa  memberi wadah pada industri kreatif motor.

“Saya melihat Bu Ipuk memiliki perhatian pada industri kreatif. Karena itu kami berharap agar ada wadah untuk industri kreatif motor,” pintanya.

Menurut Enggal industri kreatif motor memiliki potensi yang sangat besar. Di bengkelnya misalnya, ada 30 orang yang belajar dan bekerja.

“Kami tanamkan suatu saat mereka membuka bengkel sendiri. Selanjutnya bisa membuka tim sendiri. Bisa saling lempar pekerjaan. Peluangnya lebih dan besar,” jelasnya. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan