Dapat Kiriman Kompresor, Pria Asal Sampang Terancam Hukuman Mati

Pelaku kurir sabu asal Madura yang dibekuk Polisi

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) –Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya membongkar jaringan Narkotika jenis sabu-sabu jaringan luar Negri yakni Malaysia yang dikirim melalui jasa paket jalur laut.

Dari ungkap kasus ini, Polisi berhasil mengamankan satu pelaku dan juga menyita lebih dari 7 kilo gram serbuk putih yang disembunyikan dalam sebuah kompressor angin.

Pria yang ditangkap itu diketahui bernama, Sirun (29) warga Desa Paopale Daya Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang Madura.

Pengungkapan kasus ini bermula pada, Senin 21 Desember 2020 sekira jam 13.00 WIB, anggota Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak menerima informasi dari petugas Bea Cukai jika ada pengiriman paket melalui Ekpedisi

Paket tersebut diketahui sebuah kardus yang didalamnya ada barang yang mencurigakan. Dari informasi tersebut kemudian petugas
melakukan penyelidikan dengan cara control delivery terhadap barang paketan itu sampai ke tujuan penerima barang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, setelah diselidiki paketan tersebut dikirim dari negara Malaysia oleh NR dengan alamat tujuan Blaban Batu penerima atas nama MA.

Loading...

“Pelaku sendiri akan diberi upah sebesar 20 juta setelah barang diterima olehnya. Pengakuannya mengaku baru sekali dan juga baru saja kenal dengan orang yang di Malaysia,” sebut Ganis, Kamis (7/1/2021).

Temuan itu lalu didalami, petugas Satresnarkoba melakukan control delevery terhadap barang paketan tersebut ke Pamekasan Madura, pada saat barang paketan tersebut sampai ke alamat tujuan dan diterima oleh pelaku, polisi langsung dilakukan penangkapan terhadap SR selaku penerima barang paketan.

“Dalam interogasi awal SR mengakui bahwa paketan tersebut adalah kiriman dari NR (DPO) yang berada di negara Malaysia,” tambah Ganis.

Setelah diamankan didaerah Madura, sabu yang jumlah setelah dilakukan penimbangan total 7.239 gram itu dibawa ke kantor Polres pelabuhan Tanjung Perak untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Pelaku akan dipidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup karena melanggar Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 113 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Untuk barang bukti yang disita berupa, 1 buah kardus yang didalamnya terdapat 8 bungkus plastik narkotika jenis sabu total 7.239 gram dan tabung Compressor Merk D&D Warna Biru.(*)

Reporter : Eko

Loading...

Tinggalkan Balasan