Dana PIP Siswa Disunat, DPRD Tulungagung Mulai Geram

967
Susilowati Ketua Komisi B DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG, (Kabarjawatimur.com) –
Ketua Komisi B DPRD Tulungagung mengaku mulai geram. Pasalnya, beredar kabar adanya dugaan pemotongan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

Ketua Komisi B DPRD Tulungagung, Susilowati saat dikonfirmasi, mengaku geram, lantaran adanya dugaan pemotongan dana bantuan PIP.

“Program Indonesia Pintar itu keperpihakannya jelas, yakni untuk membantu siswa yang kurang mampu,” terangnya, pada Minggu (31/5/2020).

Ia juga merasa prihatin, apabila masih ada oknum yang berani melakukan pemotongan dana PIP tersebut. Bahkan, hari ini pihaknya menerima aduan dugaan pungli dana PIP di wilayah Kedungwaru sebesar 100 ribu pada siswa SD.

“Saya juga baca berita, terkait adanya dugaan pungli PIP diwilayah Kecamatan Boyolangu,” ucap Ketua DPC PDI-P Tulungagung ini.

Baca Juga  Awas! Pencurian Sepeda Angin Marak, Pelakunya Nekat Meski Banyak Orang
Loading...

Dengan begitu, pihaknya segera membentuk rapat internal guna menangani permasalahan tersebut. Hal ini, lanjutnya, dilakukan agar kedepan tidak terjadi lagi pungli PIP.

“Semoga tidak ada lagi, serta ada efek jera bagi pelaku yang masih nekat melakukannya,” terangnya.

Sebelumnya, Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ardyan Yudo tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan pungli dana PIP.

Polisi berharap, para wali murid yang menerima dana PIP tersebut tidak merasa segan untuk menyampaikan adanya pungutan liar kepada polisi. Diketahui, besaran dana program indonesia pintar untuk SD Rp. 450 ribu, SMP Rp. 750 ribu dan SMA Rp. 1 juta rupiah.

Dana tersebut merupakan program dari Presiden Jokowi, yang turun selama 1 tahun sekali melalui Bank BRI. (*)

Baca Juga  Kakanim Jakarta Utara Tetap Minta Pegawai Waspada Penyebaran Covid-19

Reporter : Zainul Fuad

Loading...

Tinggalkan Balasan