DANA Dukung Pariwisata dan UMKM Banyuwangi Berbasih Digital

27
Vincent Iswara, CEO Dana

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Sektor Pariwisata di Banyuwangi, Jawa Timur mendapat dukungan dari Dompet Digital Indonesia (DANA). Ini bertujuan agar membentuk kemajuan UMKM yang berbasis digital.

Hal tersebut ketika CEO dan Co-Founder DANA saat bertandang ke Banyuwangi bersama dengan rombongan Kementerian, Rabu (29/7/2020).

Keikutsertaan DANA dalam kunjungan tersebut, yakni untuk memberikan dukungan terhadap pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam pemulihan sektor pariwisata di masa transisi normal baru saat ini.

Atas upaya yang dilakukan Banyuwangi dalam menyiapkan tatanan baru ini, memberikan kesan yang positif bagi DANA. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan ekonomi kreatif para pelaku wisata. Termasuk, penetapan kebijakan standar protokol kesehatan bagi pengunjung maupun pengelola wisata.

“Pariwisata sangat berperan dalam mendongkrak perekonomian Banyuwangi. Dengan potensi wisata alamnya dan budaya yang begitu melimpah, Banyuwangi memiliki jumlah kunjungan mencapai 5,4 juta di tahun 2019,” ucap Vincent Iswara, CEO DANA.

Baca Juga  Duh! Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Renang Villa So Long Banyuwangi

Dengan sejumlah objek-objek wisata yang sudah dikenal dunia, seperti Pantai G-Land dan Kawah Ijen dengan fenomena api birunya, Vincent Iswara yakin ekonomi Banyuwangi dapat pulih kembali.

Dengan teknologi digital yang mengusung platform terbuka, DANA dapat bersinergi dengan pemerintah maupun pelaku industri. Selain berperan sebagai promosi, aplikasi DANA juga menyebarkan konten pariwisata dengan memanfaatkan dunia maya.

Loading...

“Kami juga akan memanfaatkan media sosial untuk ikut mengampanyekan inisiatif pemerintah menghadirkan contactlest tourism serta berkolaborasi dengan para influencer nasional,” kata Vincent.

Selain mendukung pemulihan sektor pariwisata, kehadiran DANA di Banyuwangi juga guna mendorong dan membantu pelaku UMKM lokal untuk berdaya digital. Hal ini menjadi komitmen dalam mendukung target pemerintah menghubungkan 2 juta UMKM dengan ekositem digital hingga akhir tahun 2020.

Menurut data Pemkab Banyuwangi, jumlah UMKM di Banyuwangi saat ini mencapai lebih dari 279 ribu. Dari data tersebut, Vincent memandang bahwa UMKM merupakan bagian dari tulang punggung ekonomi Indonesia. Untuk mendompleng ini, maka harus segera Go Digital agar mampu beradaptasi dan bertahan ditengah persaingan ekonomi global.

Baca Juga  Lakarsantri Surabaya Geger, Salah Satu Warga Diduga Jadi Teroris

“DANA tidak hanya menempatkan diri sebagai perusahaan teknologi, tetapi juga menjadi sahabat UMKM. Melalui teknologi inklusif yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi UMKM Indonesia,” jelasnya.

Dengan platform DANA Bisnis, pihaknya mengaku dapat melakukan pendataan dan mempromosikan UMKM di Banyuwangi. Diharapkan, kemudahan dalam menggunakan dompet digital ini dapat bermanfaat bagi pengusaha kecil untuk berdaya digital dalam usahanya.

Sekedar diketahui, DANA adalah layanan dompet digital yang diselenggarakan oleh PT Espay Debit Indonesia Koe. Yakni perusahaan yang bergerak di bidang teknologi finansial, dengan fitur infrastruktur yang menyajikan solusi pembayaran digital, baik secara online maupun offline. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan