Curi Kotak Nasi Bungkus Untuk Selamatan Kehamilan

48

SURABAYA(kabarjawatimur.com) – Niat baik untuk membantu adik selamatan empat bulan kehamilan, Much Muzamil (21), warga Jalan Sawah Pulo Kulon Gg. 2 malah berurusan dengan Polisi Sektor Semampir Surabaya.
Ini setelah tersangka diamankan keamanan Pasar Pegirian karena mencuri 50 buah bakul nasi plastik.

“Dari keterangan tersangka sudah ketiga kalinya. Tapi yang terakhir ditangkap petugas keamanan pasar,” terang Kanit Reskrim AKP Achmad Junaidi mendampingi Kapolsek Semampir Kompol Syukur kepada kabarjawatimur.com, Senin (10/10/2016).

Tersangka yang hanya mengandalkan gaji di proyek ini sempat bingung mendekati selamatan kehamilan adiknya. Apalagi pekerjaan di proyek terkadang sepi. Tak jarang, kerja serabutan dilakukan agar bisa menghidupi anak dan istri, salah satunya di Pasar Pegirian.

Loading...
Baca Juga  Tuntut Pengusutan Dugaan Korupsi Gapoktan Rp 1,2 M, Puluhan Petani Demo di Mapolres Gresik

Ternyata itu hanya kedok tersangka saja untuk bisa mencari penghasilan secara cepat. Misalkan dengan cara mencuri bakul nasi plastik di salah satu toko.
Satu, dua kali beraksi berjalan lancar. Hasilnya bisa disisihkan untuk selamatan adik.

Tapi, dari kejadian sebelumnya petugas keamanan pasar sedikit memperketat pengamanan di sana.
Hal itu tak diketahui tersangka. Ketika kembali beraksi, ternyata sudah disanggong petugas keamanan dan pedagang di sana.
Begitu tersangka terlihat membawa 50 buah bakul lastik langsung ditangkap. Tersangka tak bisa menyangkal, dan mengakui telah mencuri tiga kali di tempat yang sama.

Beruntung tersangka langsung diserahkan ke Polsek Semampir, sehingga tak sampai terjadi hal yang tak diinginkan. Kini pelaku urung membantu selamatan kehamilan adiknya karena harus mendekam dalam penjara. (Reporter : Ekoyono, Editor ; Ruadi, Punisher : Gunawan)

Loading...
Baca Juga  Sambil Bawa Kambing, Aliansi WC Gresik Desak Oknum DPRD Terlibat Pernikahan Nyeleneh Ditindak Tegas
Artikulli paraprakJarah HP Ketahuan Di Hajar Massa
Artikulli tjetërBerhubungan Badan Dua Kali, Lalu Dibunuh

Tinggalkan Balasan