Curi Busana Muslim, Hajah Umi Masuk Bui

91
Tersangka pencurian didampinggi Kanit Reskrim Polsek Gubeng

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Inggin tampil cantik dengan hijab modern malah membuat Umi Ma’rifah (45) warga Jl. Sidomulnyo II-A no. 15A, Surabaya, mendekam disel penjara Polsek Gubeng.

Umi Ma’rifah yang juga perstatus Hajah (Haji wanita) keseharian sebagai ibu rumah tangga ditangkap anggota Polsek Gubeng saat diketahui sedang mencuri satu stel baju muslim di sebuah toko Altara jl. Pucang anom no 29-A Surabaya, pada jumat, (20/10/2017) pukul 11.30 wib.

Aksi yang dilakukan oleh hajah Umi ini diketahui langsung oleh pemilik toko Tasni (37). Dengan bermodus berpura-pura sebagai pembeli sambil membawa pakaian bekas dari rumah.
Pakaian bekasnya disimpan dikresek warna putih, setelah melihat lihat hijab yang dirasa menarik lantas hijab tersebut diambil dari rak gatung hanger lantas dimasukkan kedalam tas kresek putih.

Baca Juga  Iseng Rekam Wanita Mandi, Pria di Surabaya Ditangkap Polisi

Sedangkan baju bekas milik pelaku digantikan dengan mengantungkan ke rak baju. Dirasa aman lantas pelaku berjalan keluar melewati kasir. Sesampainya dipintu keluar toko sensor barang berbunyi.
Karena ketakutan pelaku melarikan diri, sehingga di kejar oleh petugas satpam tidak lama pelaku berhasil di amankan.

Loading...

Penangkapan kepada pelaku wanita tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Gubeng IPTU Joko.
“Pelaku kita tangkap setelah ada laporan dari toko Altara bahwa ada seorang wanita belum melakukan pembayaran sebuah busana hijab seharga Rp. 450.000, dan akan dibawa kabur, dan sekarang sudah kita amankan pelaku tersebut,” ujarnya.

Penangkapan kepada Hajah Umi Ma’rifah, polisi menemukan 9 stel busana hijab yang dicuri dari toko tempat kejadian. Pengakuan pelaku bahwa 9 stel busana tersebut akan dipergunakan sendiri agar tampi cantik.
Pelaku memberikan pengakuan bahwa dia nekat mencuri karena tidak mempunyai uang untuk membeli busana mewah setelah ditinggal oleh suaminya.
Pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara.

Baca Juga  Peringkat Naik, Jember Menjadi Kabupaten Layak Anak Peringkat Nindya 2022

Reporter : Rusmiyanto
Editor : Budianto

Loading...
Artikulli paraprakPLN Distribusi Jatim Bedah 8 Rumah Mantan Pegawai
Artikulli tjetërGiatkan Razia, Satlantas Polres Bojonegoro Temukan 99 Pelanggaran

Tinggalkan Balasan