Cinta Segitiga Di Blitar Berujung Pembunuhan

36

BLITAR (kabarjawatimur.com) – Polisi mengungkap beragam motif di balik penganiayaan berujung kematian di Blitar. Selain masalah asmara, motif ekonomi juga mendasari pelaku tega menganiaya korbannya.

“Hasil pengembangan penyelidikan kami mengungkap, antara AL janda pemilik tempat kejadian penganiayaan dengan pelaku dan korban terlibat cinta segitiga,” Ucap Kasatreskrim Polresta Blitar AKP Heri Sugiono , Senin (18/6/2018).

Berdasarkan keterangan AL, korban Muhroji ini juga kerap menipunya. Bahkan sebulan lalu, Muhroji membeli sebidang tanah senilai Rp 1 miliar. Tapi transaksi jual beli di depan notaris memakai nama AL.

Kemudian Pemilik tanah menagih pembayarannya ke AL. AL juga bercerita, kalau korban sering meminjam uangnya tapi tidak dikembalikan. “Uang saudara-saudara AL juga dipinjam dan tidak dikembalikan,” Tutur Kasat Reskrim.

Baca Juga  Tebu Tidak Diangkat Diduga Mengalami Kerugian, Berikut Penjelasannya

Selanjutnya AL yang juga menjalin hubungan asmara dengan Andika.kemudian bercerita , AL juga meminta bantuan Andika untuk mengamankan Muhroji ketika diminta pertanggung jawabannya.

Loading...

“Akhirnya AL berencana dan meminta Andika datang ke rumahnya, karena Muhroji berjanji akan mengantarkan kue lebaran malam itu, Minggu (17/6/2018). kemudian AL minta bantuan Andika menyelesaikan masalah hutang piutang itu secara jantan,” ungkap Heri Sugiono.

Namun Muhroji mengetahui ada kehadiran lelaki lain di rumah AL. Begitu kue lebaran sudah diberikan ke AL, Muhroji (43) tahun itu bergegas pamitan pulang.

Sementara Pelaku Andika mendengar Muhroji pamitan, Andika bergegas keluar sambil membawa sebuah rencong yang diambil dari kamar, Andika mengancam Muhroji.
Kemudian mereka berdua duel . Dengan memakai rencong, Andika diketahui memukul Muhroji, menendangnya hingga jatuh tersungkur.

Baca Juga  Bertengkar, Suami Siri Tega Bunuh Istri lalu Rampas HP dan ATM Korban

“Lanjut kasat reskrim kami selidiki, pelaku menganiaya korban ini dengan sangat emosi. Kemungkinan ada unsur cemburunya , karena mereka terlibat cinta segitiga,” tegas Heri Sugiono.

Penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Saat ini polisi masih menunggu tim medis RS Bhayangkari Kediri untuk melalukan autopsi di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.Kemudian Penyebab kematian belum diketahui kita tunggu dari hasil outopsi.jelas kasatreskrim Polres Blitar.

Reporter. : Dwi Hariyadi
Editor. : Rusmiyanto

Loading...
Artikulli paraprakPertahankan Silaturahmi, Alumni MTS Darul Ulum Pasinan Agendakan Temu Kangen
Artikulli tjetërPelaku “Saya Rusak Pakai Kunci T”, yang Terjadi ini

Tinggalkan Balasan