SURABAYA, (Kabarjawatimur.com) – 
Raihan prestasi dalam suatu event, selayaknya mendapat apresiasi dan penghargaan, seperti halnya 24 pelatih menembak Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Gubernur AAL, Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr (Han) atas keberhasilannya mencetak 89 dari 129 Taruna Tingkat ll Angkatan ke-69 berpredikat Istimewa pada Latihan Menembak Kualifikasi Pistol (Bakkual) yang berakhir 2 Oktober lalu.

“Saya ucapkan terimakasih, apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada para Pelatih Bakkual 2021 ini, sehingga dalam kegiatan Latihan Praktek Bakkual kemarin, Taruna AAL Tingkat ll ini memperoleh hasil yang membanggakan, melebihi target dan hasil jauh lebih baik dari tahun sebelumnya,” ungkap Gubernur AAL saat menyerahkan apresiasi di Gedung Usman Harun, Departemen Marinir AAL, Bumimoro, Surabaya, Rabu (6/10).

24 pelatih menembak yang terdiri dari 15 pelatih dari Kolatmar, delapan dari AAL dan satu dari Yontaifib 2 Marinir ini lanjut Gubernur AAL, merupakan petembak-petembak terbaik, sehingga dapat memberikan dan menularkan ilmu dan keahlian menembaknya kepada para Taruna AAL peserta Lattek Bakkual yang berlangsung selama 20 hari di Lapangan Tembak Edi Suwarno, Komando Pendidikan Marinir, Kodiklatal, Gunungsari, Surabaya.

Baca Juga  Warga Rowo Rejo-Pulau Merah Banyuwangi Terpaksa Hidup dengan Air Keruh

Alam –sapaan akrab Gubernur AAL ini menjelaskan, bahwa Lattek Bakkual kali pertama dengan jumlah peraih predikat petembak Istimewa terbanyak. Dari 129 Taruna peserta Lattek Bakkual Pistol, 89 diantaranya meraih predikat Istimewa (350-400 poin), 39 Taruna meraih predikat Ulung (330-349 poin) dan nihil predikat Mahir (300-329 poin).

Loading...

“Kita selalu memantau dan berusaha meningkatkan kemampuan Taruna, sehingga lebih baik lagi. Peningkatan ini lebih lebih baik bila dilihat dari grafik raihan tahun-tahun sebelumnya, misalnya pada tahun 2018, Bakkual ini mencatat 19 Istimewa, 52 Ulung dan 31 Mahir, kemudian 2019 terdiri dari 48 Istimewa, 45 Ulung dan 19 Mahir serta 2020 lalu dengan 43 Istimewa, 41 Ulung dan 32 Mahir,” terangnya.

Dengan raihan prestasi yang membanggakan ini lanjutnya, perlu adanya evaluasi menyeluruh dari berbagai aspek, sehingga raihan ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Ia menilai, evaluasi ini tidak hanya dari faktor pelatih, namun dari sisi manajemen, kesiapan sarana dan prasarana pendukung latihan dan faktor luar yang dapat mengganggu konsentrasi Taruna dalam melaksanakan Lattek.

Baca Juga  Peringati HDKD, Menkumham Ajak ASN Kemenkumham Wujudkan Nilai Semakin PASTI

Menurutnya, salah satu strategi dengan pelaksanaan Bakkual secara terpisah di Kodikmar ternyata membuahkan hasil positif, para taruna Tingkat ll ini lebih konsentrasi dan fokus dalam menjalani Bakkual untuk raihan hasil yang memuaskan sesuai yang diharapkan, tanpa terkuras tenaganya untuk bolak balik Kampus AAL ke tempat latihan di Gunungsari.

Untuk itu Gubernur berpesan agar jangan puas dengan raihan prestasi hari ini, jadikanlah prestasi ini sebagai penyemangat menata diri lebih baik lagi, untuk meraih prestasi berikutnya yang lebih gemilang untuk menjadikan mereka kelak senopati perang laut yang tangguh yang pilih tanding.

Hadir dalam acara penyerahan apresiasi, penghargaan dan tali asih kali ini, Kadepmar AAL selaku Kepala Prodi Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat, Kolonel Marinir Datuk Sinaga serta perwira staf Depmar lainnya. (*)

 

Loading...
Berita sebelumyaDua Bus Layani Vaksin Gratis, Tempatnya di Cito dan Jemabatan Suramadu
Berita berikutnyaSoal Dana Hibah, Pendemo Sembelih Kambing di Depan Kantor Gubernur Jatim

Tinggalkan Balasan