Cegah Penyebaran Virus Corona, PKL Rogojampi Semprot Disinfektan Secara Mandiri

77
Yoyon alias Dewo salah satu PKL ketika melakukan penyemprotan disinfektan di lapak-lapak. (FOTO:Kabarjawatimur.com)

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – Dalam rangka memutus penyebaran virus corona atau covid-19, Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Jawa Timur melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri.

Langkah kreatif itu dilakukan diarea warung-warung milik pedagang. Diketahui, hal tersebut sebagai bentuk penanggulangan penyebaran virus corona.

“Tanpa harus menunggu intruksi dan perintah, kita tetap selalu waspada dan tanggap dalam menghadapi pendemi covid-19,” kata Dewo, salah satu pedagang, Senin (15/6/2020) malam.

Dengan memikul mesin semprot dipunggungnya, penjual jamu tradisional itu masuk ke masing-masing lapak PKL sambil sosialisasi tentang protokol kesehatan yang dianjurkan dari Pemerintah terkait New Normal Pandemi Covid-19.

Loading...

“Ya kita ini swadaya sendiri, dan mandiri mas,” ucap Dewo yang juga aktivis lingkungan, putra daerah asal Rogojampi itu.

Baca Juga  Rumah Makan 'Pondok Apung' Rogojampi Terapkan Protokol Kesehatan Jelang New Normal

Dewo yang juga anggota Banyuwangi SAR Independent 851 Rescue itu juga mengaku bahwa setiap seminggu sekali dirinya melakukan kegiatan ini.

“Tiap seminggu sekali kok ini, malah sudah sekian kalinya sejak ramai corona,” jelasnya.

Meski Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, Desa telah memberikan fasilitas untuk penyemprotan disinfektan, namun tidak serta merta bisa sewaktu-waktu bisa 24 jam melayani masyarakat. Pasalnya, keterbatasan petugas menjadi salah satu kendalanya.

Sekedar diketahui, penyemprotan ini membutuhkan kerjasama termasuk pedagang. Selain itu, upaya ini juga untuk memberikan rasa aman terhadap pedagang dan calon pembeli. (*)

Reporter: Rochman

Loading...

Tinggalkan Balasan