Cegah Konsleting PT. PLN Distribusi Pangkas Pohon Tinggi

37

SURABAYA (kabarjawatimur.com)
Untuk mencegah hal yang tidak di ingginkan di musim hujan tahun 2016, maka PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur melakukan prioritas utama yaitu, memangkas pohon-pohon yang dapat mengganggu aliran listrik di saat hujan.
Pemangkasan ini sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik di saat terjadi hujan baik intensitas ringan maupun hujan dengan intensitas tinggi.

Hal tersebut diutarakan oleh Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, “PLN senantiasa rutin melakukan pemangkasan pohon-pohon di jalan yang dapat mengganggu aliran listrik terutama di saat musim hujan seperti sekarang ini,”ujarnya Jumat lalu (11/11/16).

Untuk perhitungan standarisasi Jarak aman pemangkasan pohon adalah kurang lebih 2 meter dari konduktor pohon-pohon.
Jika hal tersebut tidak dilakukan maka di kwatirkan pohon mengangu kabel listrik tegangan tinggi dan kemungkinan besar akan terjadi konsleting.

Loading...
Baca Juga  Gema Perhutanan Sosial: Petani Berdiri dan Bersatu Di Belakang Presiden Jokowi

Ia menjelaskan, setiap tahun PLN Jatim melakukan program pemangkasan pohon untuk menekan padamnya aliran listrik. Namun, jika pada musim hujan pekerjaan pemangkasan pohon tentunya menjadi prioritas utama agar saat hujan deras pun aliran listrik tidak padam.

Pinto menjelaskan, saat peralihan musim dari panas ke hujan seringkali terjadi padam listrik saat hujan, hal ini dikarenakan sambungan kabel listrik alami perubahan secara drastis. Maka ketika hujan akan terjadi Flash Stroom atau lompatan api yang tentunya membuat aliran listrik akan mati.

Sementara saat ditanya menghadapi banjir, Pinto, mengatakan, untuk menghadapi banjir PT PLN Jatim saat ini sudah berjaga-jaga jika terjadi banjir atau genangan air petugas PLN siap melakukan inspeksi agar listrik tidak padam.

Baca Juga  Sasar Peziarah, Copet Wilayah Ampel Dibekuk

“Jika genangan air sudah mencapai 80 cm maka kami akan berjaga-jaga, dan saat ketinggian air sudah mencapai 1 meter maka petugas kami akan mematikan per gardu trafo untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan.” Tutupnya.

Reporter : Rusdi
Editor. : Budi
Publisher: Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPaytren Gebrak Mojokerto
Artikulli tjetërMotor Tersangkut Rel, Dua Pelaku Curanmor Berhasil Dibekuk

Tinggalkan Balasan