Cegah Degradasi Lahan, Guru dan Siswa MAN 1 Gresik Tanam Ratusan Mangrove

13
Rombongan guru dan siswa MAN 1 Gresik bersama Kepala Desa Randuboto Andhi Sulandra saat menanam bibit mangrove.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Sebagai bentuk kepedulian terhadap penyelamatan dan pelestarian lingkungan, rombongan kepala sekolah, guru dan siswa MAN 1 Gresik menanam ratusan bibit mangrove di daerah aliran sungai Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Gresik, Jumat (18/6/2021).

Untuk menuju ke lokasi penanaman mangrove, mereka terlebih dulu menaiki tiga perahu milik nelayan. Selain bertujuan untuk mencegah abrasi pantai, kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan sedunia.

Kepala MAN 1 Gresik Masfufah mengatakan meski agak telat sehari namun pihaknya tetap memperingati Hari Penanggulangan Degradasi Lahan. Yakni dengan mengajak para guru dan siswa untuk turut berpartisipasi.

“Tujuannya menyematkan pantai dari abrasi air laut. Dalam kegiatan ini sengaja kami ajak guru dan siswa untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan alam,” ujar Masfufah, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga  Gelar Hajatan saat PPKM, Kades Didenda Rp. 48 Ribu, Anggota DPRD Didenda Rp. 500 Ribu

Dia menyebut, saat ini ada 200 bibit mangrove yang ditanam di sepanjang sungai dekat bibir pantai Randuboto. Ke depan pihaknya akan melakukan MoU dengan pihak desa untuk melanjutkan kegiatan serupa.

Loading...

“Sementara ini ada 200 bibit mangrove yang ditanam di Desa Randuboto. Namun tidak menutupkemungkinan ke depan akan kami lanjutkan kegiatan ini di desa lain yang memiliki pantai,” ungkapnya.

Agita Rahma Putri, salah satu siswa MAN 1 Gresik mengaku senang ketika diajak menanam bibit mangrove. Meski kondisinya panas di bawah terik matahari, dia bersama teman-temannya merasa ‘happy’ dan ‘enjoy’.

“Di sini ada pengurus OSIS, Remaja Kirana Bhakti dan siswa-siswi yang lain. Di era sekarang generasi muda kurang peduli pada lingkungan. Melalui kegiatan ini kami ingin menjadi agen perubahan agar lingkungan terjaga,” katanya.

Baca Juga  PPKM Level 4 Hingga 2 Agustus 2021, Pedagang Boleh Buka

Sementara itu, Kepala Desa Randuboto Andhi Sulandra menyebut, di desanya memiliki kawasan mangrove berbagai jenis sekitar 133 hektar. Dan di tahun 2024 pihaknya berkeinginan menjadikan kawasan mangrove ini sebagai wisata ‘Amazon Van Java’.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen dunia pendidikan yang turut aktif melestarikan mangrove. Nantinya kami juga terus berkolaborasi dengan perusahaan maupun pegiat lingkungan,” tutur Andhi Sulandra. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Berita sebelumyaPanglima TNI dan Kapolri Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun
Berita berikutnyaPemprov DKI Siap ‘Impor’ Komoditas Pertanian Kabupaten Jember

Tinggalkan Balasan