Cegah Banjir Terjadi, Pemkab Jember Usulkan Normalisasi Sungai

46

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan melakukan normalisasi sungai. Normalisasi sungai tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya banjir akibat luapan air sungai disaat musim penghujan.

Rencana normalisasi sungai disampaikan Bupati Hendy Siswanto saat mengunjungi lokasi banjir yang terjadi di sejumlah kecamatan, Jumat (12/11/2021).

Menurut Hendy akar permasalahan terjadinya banjir adalah berkurangnya lebar sungai. Banyak warga yang memanfaatkan bantaran sungai untuk pemukiman, pertanian dan perkebunan.

Alih fungsi bantaran sungai inilah yang membuat lebar sungai semakin menyempit. Sehingga saat debit air sungai meningkat saat musim penghujan tidak mampu menampung air kiriman dari daerah hulu sungai, sehingga banjir terjadi setiap tahun.

Baca Juga  Kabupaten Bojonegoro Ikuti Event Jatim Kominfo Festival

“Kalau kita lihat persoalannya hanya satu,tapi akan kita kaji lagi. Persoalannya hanya satu kali-kali (sungai) di Tanggul (lebar sebelumnya) 50 meter, sekarang tinggal 20 meter saja, dan ini panjangnya sekitar 15 Km,” kata Hendy.

Loading...

Tidak hanya menyempitnya bantaran sungai, proses sedimentasi juga menjadi salah penyebabnya. Sedimentasi yang terjadi bertahun-tahun akhirnya menyebabkan pendangkalan dasar sungai.Akibatnya daya tampung sungai berkurang.

“Dan lagi ada pendangkalan lagi dan di bantaran sungai disini ditanami sawah persawahan ada tanaman keras sengon, ada bambu, ada jagung ini di bantaran,katanya.

“Ini menjadi persoalan ketika debit air naik itu sampah-sampah nyangkut di pohon-pohon tanaman keras itu,tadi di banjir pertama itu di Desa Pondok Joyo,sampai sekarang tidak ada pengeluarannya itu karena desa itu dijepit sungai dan jalan,” katanya.

Baca Juga  Sebanyak 22 Partai di Jember, Hari Ini Sosialisasi Tahapan Pemilu dari KPU RI

Agar proses normalisasi dapat berjalan, Bupati akan melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah pusat.

“Kami akan kirim surat ke Ibu Gubernur dan pemerintah pusat dan ini bisa dibantu APBD Jawa Timur maupun APBN itu upaya yang akan kami lakukan,” ujarnya.

“Disamping kami akan lakukan pemeliharaan dengan menggunakan anggaran APBD Jember,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakSadis, Ibu ini Perankan 19 Adegan Saat Aniaya Anak Kandung
Artikulli tjetërMohammad Ridwan Emban Tugas Baru sebagai Kepala Kantor Imigrasi Palembang

Tinggalkan Balasan