Cakades Petahana Desa Kasihan-Pacitan Tuntut Pilkades Diulang

96

PACITAN, (Kabarjawatimur.com) – Puluhan warga beserta Calon Kepala Desa (Cakades) Kasihan, Sudirno meminta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kasihan agar diulang. Pasalnya, ia menuding panitia penyelenggara Pilkades tidak netral dalam menjalankan amanatnya sebagai panitia penyelenggara dalam Pilkades yang digelar, pada Senin (14/10/2019) lalu.

Atas persoalan tersebut, Sudirno didampingi pengacara dan puluhan pendukungnya menggelar demo dengan mendatangi kantor Kecamatan Tegalombo. Para pendukung Sudirno pun juga membentangkan poster bertuliskan ‘Demokrasi Dzalim Rakyat Sengsara’ dan ‘Usut kecurangan Pilkades’, serta spanduk lainnya.

Di Kecamatan Tegalombo, Pacitan mereka ditemui langsung oleh Camat Tegalombo Erwin Andriatmoko dan perwakilan tim Hukum Pemkab Pacitan di Pendopo Kecamatan Tegalombo.

Kedatangan Cakades Kasihan tersebut juga mendapatkan pengawalan dari sejumlah aparat Kepolisian,TNI dan Satpol PP.

Cakades Sudirno mengatakan, pihaknya merasakan ketidak adilan dalam pelaksanaan Pilkades. Pihaknya berharap kepada Camat dan SKPD terkait untuk memenuhi tuntutannya, dan kejanggalan proses pilkades.

Sudirno selaku kades petahana Desa Kasihan tersebut kemudian membeberkan sejumlah hal yang mendasari tuntutan dirinya agar Pilkades Kasihan digelar ulang.

Baca Juga  Bupati Anna Sambut Sandiaga Uno dengan Kuliner Khas Bojonegoro

“Kami, Cakades tidak segera diberi berita acara, sampai empat hari setelah Pilkades baru dikasih berita acara oleh panitia, bahkan Cakades nomor 02 Susianto baru dikasih Minggu, (20/10/2019) kemarin,” ucap Sudirno.

Atas hal tersebut, Sudirno mengaku ada yang janggal mengapa sampai empat hari tidak menerima berita acara. Pihaknya juga sempat mempertanyakan ke Panwas Pilkades.

Loading...

“Saya tanyakan ke Panwas katanya tidak mempunyai dan tidak dikasi, dalam arti semua informasi perolehan dan sebagainya panwas tidak mempunyai data,” tegas Sudirno

Catatan lain, lanjutnya, tentang dugaan ketidak netralan penyelenggara Pilkades Kasihan. Dimana, dari panitia sudah mengkotak-kotak, saat penyampaian visi misi oleh Cakades.

Sementara itu, Panitia Pilkades menurutnya dinilai kurang transparan, pasalnya salah satu panitia Pillades masih ada hubungan keluarga.

“Masalahnya salah satu perangkat yang menjadi panitia orang tuanya juga menjadi Cakades berkecimpung disitu, kenapa tidak diperingatkan ada batasan,” jelas dia.

Baca Juga  Pesta Miras Dalam Pernikahan Tiga Tewas, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Atas berbagai dasar tersebut, Sudirno kemudian meminta pihak kecamatan melakukan pembinaan terkait persoalan tersebut. Atas kondisi tersebut dirinya mengalami sebuah kedzaliman dan kecurangan dari panitia penyelenggara.”Maka dari itu Pilkades diminta dilaksanakan pilihan ulang,” tegasnya.

Sementara itu, menurut kuasa hukum Cakades petahana, Ari Bilowo mengatakan, pihaknya akan mengawal sengketa Pilkades Desa Kasihan sampai menemukan titik temu. Karena keadilan adalah hak kita semua dan rakyat adalah pemenangnya maka kita akan terus berjuang hingga keadilan benar-benar dirasakan rakyat Desa Kasihan.

“Hari ini (Senin-red) kita melapor ke Bagian Hukum Pemkab Pacitan,jika selama 30 hari kedepan tidak ada titik temu, pihaknya akan melakukan langkah hukum lebih lanjut,” ujarnya.

“Kita akan menunggu jawaban dari Panitia Pilkades Kabupaten Pacitan, jika tidak ada titik temu maka kita akan mengerahkan masa yang lebih besar serta melakukan langkah hukum di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” imbuhnya.

Reporter: Yuan

Loading...
Artikulli paraprakSoroti Kebijakan Bupati Bojonegoro, FKMB Gelar Unras
Artikulli tjetërPolisi Periksa Penjual Jamu yang Diduga Racuni 7 Warga di Banyuwangi

Tinggalkan Balasan