Butuh 8 Jam Padamkan Kebakaran, Ini Kata Bupati Bangkalan

40

BANGKALAN, (Kabarjawatimur.com) – Kebakaran hebat di Pasar Tanah Merah Kabupaten Bangkalan, Madura Jawa Timur butuh waktu 8 jam untuk dipadamkan. Kebakaran terjadi Senin (28/10/2019) mulai pukul 19:00 WIB. Api berhasil dipadamkan sekira pukul 02.30 WIB (29/10/2019).

Petugas menerjunkan 1 unit mobil pemadam kebakaran milik BPBD, 2 unit damkar milik TNI Angkatan Laut, 2 mobil tangki air dari DLH dan PDAM sumber pocong, serta 1 mobil water canon dari Polres Bangkalan untuk memadamkan kobaran api yang membumbung tinggi. Diketahui, ratusan kios di dalam Pasar tersebut ludes dilalap si-jago merah.

Koordinator Lapangan BPBD Kabupaten Bangkalan, Sodik menerangkan, api berhasil dipadamkan setelah 3 damkar dan 2 tangki air serta mobil water canon diterjunkan kelapangan. “Kami kewalahan dilapangan saat memadamkan api,” terangnya.

Baca Juga  Warga Desa Dayukidul Kecamatan Kedungadem Keluhkan Galian C
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron

Seketika itu juga aliran listrik di sekitar Kecamatan Tanah Merah langsung dipadamkan. Karena dikhawatirkan merembet. Saat kejadian kebakaran, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron turut memantau peristiwa itu kelapangan.

Loading...

Ra Latif sapaannya menyampaikan, pasca kebakaran pihaknya berencana merelokasi para pedagang terdampak. Namun, kata dia, para pedagang bersikukuh ingin beraktivitas di kios-kios mereka yang sudah terbakar.

“Rencana kami akan relokasi para pedagang. Tapi saya dapat kabar kalau para pedagang ingin tetap beraktivitas kembali di kios mereka yang sudah terbakar,” ujarnya pada Selasa (29/10/2019) ketika dikonfirmasi Kabarjawatimur.com

“Kami akan membersihkan area yang terbakar. Itu agar secepat mungkin bisa di tempati lagi oleh pedagang,” tambahnya.

Baca Juga  Polisi Tangkap Kawanan Pencuri Sepeda Motor di Bangkalan

Orang nomor satu di Bangkalan itu mengatakan, saat kejadian petugas Damkar mengalami kewalahan dalam menangani kebakaran. Karena mobil damkar yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan yang bisa dioperasikan hanya satu.

“Sebenarnya Pemda mempunyai 2 unit Damkar. Tapi semalam hanya 1 unit yang bisa digunakan karena 1 unit lagi rusak. Beruntung semalam ada bantuan dari water canon dari Polres dan Damkar dari Danlanal,” imbuh Ra Latif.

Politisi PPP itu mengungkapkan, pada tahun anggaran 2020 Pemkab Bangkalan sudah menganggarkan untuk pengadaan unit Damkar. “Kita sebetulnya sudah menganggarkan untuk pegadaan unit Damkar sebelum ada kejadian semalam di Pasar Tanah Merah tapi anggaran 2020,” tutupnya. (*)

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakGerak Cepat, Polisi Tangkap Pelaku Curanmor di Pacitan
Artikulli tjetërAkibat Kebakaran, Aktivitas Pasar Tanah Merah Lumpuh

Tinggalkan Balasan