Bupati Jember Mblusuk Gorong-gorong

58

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Cari tahu penyebab banjir yang menggenangi kawasan pusat kota tepatnya di alun-alun kota yang juga menjadi kawasan perkantoran pemerintahan Kabupaten Jember, Sabtu,(19/3/022), Bupati Jember Hendy Siswanto periksa saluran drainase.

Tidak hanya itu, Ji Hendy panggilan akrabnya, sampai masuk ke gorong-gorong untuk mencari tahu penyebab air meluap dan ke jalanan. Pasalnya, baru kali ini kawasan pemerintahan tersebut tergenang air banjir.

Akhirnya setelah dicek langsung, terungkap penyebab terjadi banjir genangan akibat dari banyak kotoran sampah yang menutup pintu saluran air. Sehingga, aliran air yang semula lancar menjadi tersumbat.

Menurut Sekretaris Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember Siswanto mengungkapkan, timnya melakukan pemeriksaan lebih lanjut usai Bupati Hendy menelisik gorong-gorong di alun-alun.

Baca Juga  Tim Rescue SIGAP INDONESIA Bantu Korban Banjir dan Longsor di Garut

“Ternyata, sampah menumpuk. Pintu air sekitar alun-alun tidak berfungsi,” ujar Siswanto.

Proses sedimentasi yang terjadi selama bertahun-tahun disepanjang gorong-gorong saluran air di beberapa titik sekitar kawasan perkotaan yang tersambung dengan aliran ke alun-alun.

Loading...

“Sedimen saluran avour mulai dari SD Negeri Pagah 03, Kampung Osing, Masjid Jami’ Al Baitul Amien, dan pendopo atau rumah dinas Bupati,” urai Siswanto.

Masih menurut Siswanto, Dinas PU Bina Marga dan SDA mulai melakukan penanganan berupa pengerukan sedimen maupun pembersihan sampah. Pintu air yang rusak pun juga diperbaiki.

“Kami membongkar pintu air, pengerukan untuk membersihkan sedimentasi ke semua saluran air,” papar Siswanto.

Sementara Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda menambahkan pihaknya bakal turut merawat saluran yang khususnya berada di alun-alun.

Baca Juga  Andikpas Jatim Dapat Remisi Hari Anak Nasional 2022

“Karena saluran yang dari sebelah Lapas, alirannya bertemu dengan saluran dibawah trotoar alun-alun,” tuturnya.

Banjir genangan di alun-alun sempat menjadi sorotan warga net di sosial media. Genangan air menghambat arus lalu-lintas kendaraan. Padahal, lokasi itu merupakan pusat pemerintahan sekaligus akses jalan utama bagi pengendara. (*)

Reporter: Rio

 

Loading...
Artikulli paraprakRelawan Sapu Lidi Surabaya Raya Serukan Satu Komando 2024 Ikut Jokowi
Artikulli tjetërBupati Bojonegoro Dukung Langkah ISNU Dorong Jatim Jadi Pusat Halal Indonesia

Tinggalkan Balasan