Bupati Jember Kabulkan Buruh, UMK Jember Rp. 2,4 Juta

228

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Hendy Siswanto penuhi tuntutan buruh untuk menetapkan Upah Minimum Kabupaten Jember (UMK) diatas SK Gubernur Jawa Timur.

Seperti diketahui, sebelumnya sesuai Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur mengenai ketetapan UMK di kabupaten kota, untuk kabupaten Jember ditetapkan sejumlah Rp. 2.355.662.

Namun besaran UMK tersebut ditolak oleh buruh di Kabupaten Jember.

Bentuk penolakan tersebut sejumpah ratusan buruh yang tergabung dalam Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Jember serta Serikat Pekerja Indonesia (SPSI) Jember berunjuk rasa di depan Pendopo Bupati Jember, Senin siang (06/12/2021).

Dalam orasinya Ketua Sarbumusi Jember Umar Faruk dalam menyatakan menolak besaran UMK untuk Jember tersebut.

Faruk menegaskan sesuai keputusan Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) tertanggal 15 November telah menetapkan besaran UMK Jember sebesar Rp. 2.400.000 sesuai kesepakatan bersama perwakilan serikat buruh dan APINDO.

Baca Juga  Butuh Kerja Dijanjikan Upah Tinggi, Wanita di Surabaya Jadi Kurir

“Kami para buruh menolak Upah Minimum Kabupaten Jember sebesar Rp.2.355.662, dan kami meminta Bupati Jember Hendy Siswanto untuk mengirimkan surat rekomendasi sesuai keputusan Depekab Jember untuk UMK Jember 2022 minimal Rp. 2.400.000 kepada Gubernur Jatim,” ungkap Umar Faruk.

Loading...

Bupati Jember Hendy Siswanto kemudian menemui para buruh yang sedang melakukan unjuk rasa.

Dihadapan pengunjuk rasa dia menyatakan mendukung usulan ratusan buruh untuk menaikkan UMK tersebut.

“Semangat inti kami untuk membenahi Jember, wes wayahe benahi Jember dengan mengembalikan hak warga Jember termasuk para buruh. Saya mendukung usulan temen-temen buruh untuk menaikkan UMK sejumlah Rp. 2.400.000, upah buruh wajib meningkat,” ungkap Bupati Hendy.

Baca Juga  Begal Sadis Jalan Merr, Bacok Korban dan Rampas Motor

Dia mengingatkan, kenaikan upah di Jember harus selaras dengan iklim investasi di Jember, mengingat masih ada kemiskinan sejumlah 300.000 jiwa.

“Izinkan saat ini juga saya teken usulan upah Rp. 2.400.000 di depan temen-temen buruh dan kami kirimkan ke Gubernur Jatim hari ini juga,” ucap Bupati Hendy disambut teriakan gembira para buruh sambil mengumandangkan salawat.

Bupati Hendy mengimbau masyarakat Jember untuk kondusif supaya iklim investasi di Jember semakin meningkat, sehingga dampaknya akan menyerap tenaga kerja lokal kita.

Dia mengajak para buruh untuk berkolaborasi, memajukan Kabupaten Jember ke depannya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaPamerkan Rudal Dalam Bus, Pria ini Diamankan Polisi
Berita berikutnyaOJK Gandeng IJK Salurkan Bantuan Korban Bencana Semeru

Tinggalkan Balasan