Bupati Jember Gratiskan Wisata Watu Ulo-Tanjung Papuma

72

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Warga Kabupaten Jember akan segera menikmati obyek wisata Pantai Watu Ulo secaea gratis.

Pemkab Jember akan menggratiskan tiket masuk Pantai Papuma sendiri selama ini dikelola oleh Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Divre Perum Perhutani Jawa Timur.

Uji coba menggratiskan kedua lokasi wisata andalan Kabupaten Jember tersebut akan dilaksanakan selama libur lebaran mendatang.

“Watu Ulo-Papuma akan saya gratiskan. Saya yakin akan banyak wisatawan yang akan kesana,”kata Bupati Hendy Siswanto, Selasa sore (12/4/2022).

Untuk mendukung rencana tersebut, Bupati akan segera berkordinasi selain dengan pihak Perhutani, juga dengan semua pemangku kebijakan sebagai upaya persiapan penyediaan sarana dan prasarana pendukung.

Bupati Hendy menjelaskan menselama pelaksanaan uji coba menginginkan keamanan dan kenyamanan, serta keselamatan pengunjung terjaga. Terlebih saat itu perayaan hari lebaran atau hari raya Idulfitri, sehingga diprediksi pengunjung akan membludak.

Baca Juga  Giliran Pegupon Dinoyo Surabaya Dirobohkan

“Saya akan menggerakan relawan Tagana, karena di pantai hati-hati ini lebaran akan ramai orang (pengunjung),”jelasnya.

Loading...

Bahkan Hendy juga kan melibatkan jasa servis kendaraan di lokasi wisata tersebut, sebagai langkah antsisipasi jika ada kendaraan warga yang mesinnya bermasalah.

“Dinkes juga, karena kita tetap akan menggelar vaksinasi, yang belum vaksin (bisa vaksin di lokasi) karena vaksin itu haknya masyarakat, juga BPBD, servis motor mudah-mudahan ada yang gratis,”tambahnya.

Ujj coba menggratiskan tiket masuk di kedua lokasi wisata itu akan dilakukan selama satu bulan penuh tepatnya dari tanggal 4 Mei hingga Juni 2022, atau selama libur lebaran.

Hendy juga akan memastikan konservasi lingkungan disana tidak terganggu selama pelaksanaan uji coba.

Baca Juga  Andikpas Jatim Dapat Remisi Hari Anak Nasional 2022

“Karena dengan uji coba ini akan kita lihat manfaat untungnya apa terhadap konservasi yang ada disana, hutan (yang disana) itu harus kita selamatkan juga,”katanya.

Meski akan mengratiskan tiket masuk, Hendy optimis tidak akan berpengaruh kepada PAD (pendapatan asli daerah).

“Banyak macem cara untuk menaikan PAD bukan hanya itu saja,”pungkasnya. (*)

Reporter: Rio

Loading...
Artikulli paraprakBupati Bojonegoro Lantik dan Ambil Sumpah Jabatan 39 ASN
Artikulli tjetër500 WBP Lapas Surabaya Ikuti Pemeriksaan Penyakit Menular Seksual

Tinggalkan Balasan