Bupati Hendy Siswanto saat donor konvaselen

JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Sebagai penyintas Covid-19, Bupati Jember Hendy Siswanto mengajak para penyintas lainnya untuk menjadi pendonor plasma konvaselen.

Selain masyarakat umum, ajakan ini dikhususkan kepada penyintas berstatus PNS.

Seperti diketahui saat ini banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan sumbangan plasma konvaselen dari para penyintas Covid-19. Namun jumlah pendonor plasma konvaselen belum mencukupi kebutuhan.

Usai melaksanakan sholat Idul Adha terbatas di Pendopo Wahyawibawagraha, dirinya berangkat menuju kantor Unit Donor Darah (UDD) PMI di Jl Srikoyo, Kecamatan Patrang.

Kehadiran Hendy, untuk donor darah plasma konvaselen. Hendy yang pernah terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu nampak bersemangat untuk melakukan donor plasma konvaselen yang saat ini sangat dibutuhkan pasien Covid-19.

Agar dapat lebih banyak melayani pendonor dan pasien yang membutuhkan, Hendy berencana membelikan PMI Jember alat apharesis baru.

Pasalnya, dalam sehari mesin apharesis milik PMI Kabupaten Jember hanya mampu melayani delapan orang saja. Akibatnya pasien harus antre lama untuk mendapatkan plasma konvaselen.

Selama menjalani proses donor selama 1,5 jam, orang nomor satu Jember itu didampingi oleh Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH dan Kepala UDD PMI Kabupaten Jember Dr Dudung Ari Rusli dan jajaram serta kepala IGD RSD RSD Dr Soebandi Jember Dr Hendro

Baca Juga  Mantan TKI Dibekuk Polisi Usai Curi 3 Motor

“Ini setengah perintah, setengah minta tolong, ini demi kemanusian, khususnya untuk para pasien Covid-19 yang membutuhkan uluran tangan penyitas Covid-19,” kata Bupati Jember H Hendy Siswanto disela-sela donor plasma konvalesen di UDD PMI Kabupaten Jember Selasa (20/7) siang kepada sejumlah wartawan.

Dia mengetuk hati para penyitas Covid-19 untuk bersedia menjadi pendonor plasma konvaselen.

”Saya harap para penyitas covid-19 untuk menjadi pendonor plasma konvaselen yang akan sangat membantu pasien Covid-19,” imbuhnya.

Bupati Hendy rencananya hanya mendonorkan plasma komvalesennya sebanyak 400 cc tetapi diteruskan sampai 600 cc setelah proses donor berjalan lancar.

Loading...

Sementara itu Ketua PMI Kabupaten Jember EA Zaenal Marzuki menegaskan permintaan plasma konvaselen sangat tinggi.

“Antreannya panjang, untuk masing-masing golongan darah ada 10 pasien Covid-19 yang antre minta plasma konvaselen ke PMI Kabupaten Jember, kalau ada yang donor langsung dikirim ke pasien Covid-19 yang antre,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, Layanan donor darah plasma konvalesen PMI Kabupaten Jember untuk membantu pasien Covid-19 yang dirawat dirumah sakit. Sejak 1 Juli 2021 PMI Kabupaten Jember telah melengkapi mesin apharesis, dan dilanjutkan menggelar bimbingan teknis kepada petugas UDD PMI Kabupaten Jember yang telah disiapkan.

Baca Juga  Forkopimda Banyuwangi Tinjau Vaksinasi di Sekolah dan Pesantren

” Tanggal 3 juli 2021 dilakukan donor darah plasma konvaselen pertama atas nama Dwi Tanjung dengan golongan darah O sebanyak 400 cc,” imbuhnya.

Selanjutnya, 8/7/2021, Ketua PMI Jember EA Zaenal Marzuki ikut donor darah plasma konvaselen sebagai orang ketujuh sebagai penyintas covid-19 dengan golongan darah O.

“Perolehan plasma konvaselen sampai hari ini, Selasa (20/7/2021) berhasil menjaring sebanyak 54 penyintas Covid-19 yang telah menyumbangkan darah plasma konvaselen dengan rincian Golongan darah A sebanyak 12 kantong @ 200 Cc, Golongan darah B sebanyak 45 Kantong @ 200 CC, Golongan darah AB sebanyak 10 Kantong @200 CC dan Golongan darah O sebanyak 48,5 @200 CC,” ujarnya.

Namun saat ini darah plasma konvaselen stok kosong, karena langsung terpakai sesuai pengajuan plasma konvalesen dari rumah sakit.

“Senin, 19 Juli 2021, Bupati Jember H Hendy bersama beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti pengambilan sampel darah plasma konvaselen di pendapa Wahyawibawagraha,” jelasnya.

“Kemudian, hari ini, Selasa (20/7/2021) Bupati Jember dinyatakan lolos screening dan mendonorkan darah plasma konvalesen di gedung UDD PMI Kabupaten Jember. Tercatat pasien atau pemohon darah plasma konvaselen yang antri sebanyak 9 pasien Covid-19,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ale

Loading...
Berita sebelumyaPimpinan dan Anggota DPRD Kota Surabaya Gelar Istighosah dan Do’a Bersama
Berita berikutnyaForkopimda Jatim Cek Vaksinasi di Jombang guna Wujudkan Herd Immunity

Tinggalkan Balasan