JEMBER, (Kabarjawatimur.com) – Ratusan pejabat fungsional tertentu dan struktural di lingkungan Pemkab Jember, dilantik Bupati Hendy Siswanto, dan Wakil Bupati Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) di Pendopo Wahyawibawagraha, pada Jumat sore (16/7/2021).

Bupati Hendy menerangkan, seharusnya, para pejabat fungsional tertentu seharusnya dilantik sejak dua sampai tiga tahun lalu. Pelantikan tersebut bagian dari upaya mengembalikan hak ASN.

“Pelantikan dan sumpah jabatan ini, mereka harusnya sudah naik jabatan sudah lama harusnya. Kami hanya menyelesaikan saja hari ini, sebenarnya hari ini kita mengembalikan hak ASN. Aturannya sebenarnya mereka 2-3 tahun lalu dilantik,” ujar Hendy kepada sejumlah wartawan.

Pelantikan berlangsung secara daring dan luring tersebut di bagi menjadi dua sesi dan diikuti oleh 508 fungsional tertentu dan 678 Struktural.

Baca Juga  ISNU dan FRB Rogojampi Kolaborasi Layani Vaksinasi Gratis

“Hari ini ada dua sesi, yang pertama ada pelantikan dan sumpah jabatan fungsional tertentu yang saat ini ada sekitar 508 fungsional tertentu, itu ada dari perawat dan dari pendidikan. Yang paling banyak dari pendidikan ya sekitar 300 lebih,” ungkapnya.

Loading...

Hendy menerangkan, dalam giat tersebut juga dilakukan pelantikan untuk pejabat definitif eselon III dan eselon IV.

“Ini kita ada pelantikan lagi untuk pejabat definitif untuk eselon III dan eselon IV dan sebagian eselon II pengukuhan,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya pelantikan ini akan menjadi semangat bagi stakeholder yang sudah dilantik.

“Semangat yang selama ini mereka harusnya sudah naik jabatan posisinya dan sudah naik statusnya ada yang sudah enam tahun bahkan delapan tahun yang lalu baru sekarang ini kita bisa selesaikan semua ini,” pungkasnya.

Baca Juga  Napi Lapas Jember Gelar Sholat Gaib Doakan Korban Kebakaran Lapas Tanggerang

Dari 676 pejabat struktural diantaranya Sekertaris Daerah Mirfano dan Sekertaris DPRD Jupriono. Namun tidak ada satupun kepada dinas atau badan yang didefiniftkan.

Pengisian kepala dinas atau OPD akan ditentukan dengan menggelar lelang jabatan secara terbuka atau open bidding dan uji kompetensi untuk pejabat eselon 2 yang mutasi.

Reporter: Rio

Loading...
Berita sebelumyaTarget 15.000 Siswa Bakal Disuntik Vaksin Covid-19
Berita berikutnyaPPKM, Polisi Banyuwangi Door to Door Bagi Sembako Meski Malam Hari

Tinggalkan Balasan