Bupati Gresik Yakinkan Masyarakat, PMK Tidak Berbahaya Pada Manusia

17
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meresmikan Pendopo Kecamatan Dukun.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Menyikapi adanya temuan beberapa sapi yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pun meyakinkan, bahwa penyakit tersebut tidak berbahaya bagi manusia.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yani saat meresmikan Pendopo Kecamatan Dukun sekaligus acara halal bihalal dan pelantikan Pengurus Karang Taruna Kecamatan Dukun, pada Kamis (12/5/2022).

Dia berkata, penularan PMK ini memang cukup cepat, namun hal ini bisa diminimalisir penyebarannya dengan cara penangan cepat dan kompak oleh semua pihak yang terkait.

Dengan tegas dia meyakinkan kepada masyarakat bahwa penyakit PMK ini tidak menular dan tidak berbahaya bagi manusia. Itu artinya daging hewan yang terpapar virus PMK masih aman untuk di konsumsi dengan dilayukan atau digantung terlebih dahulu untuk menurunkan kadar air atau PH-nya

“Jadi masyarakat jangan panik dengan adanya PMK ini. Kami berharap agar masyarakat tetap pro aktif dalam memberikan informasi apabila menemukan kasus tersebut sehingga segera bisa ditangani secara maksimal,” ungkapnya.

Baca Juga  Temuan Mayat Perempuan di Jabon, Sidoarjo Diduga Korban Pembunuhan

Di tempat yang sama, Gus Yani juga berpesan kepada pengurus Karang Taruna Kecamatan Dukun yang baru dilantik agar setelah dilantik segera action artinya langsung bergerak mencari inovasi dan program yang berlian sehingga karang taruna mampu berkontribusi dalam membangun daerah.

“Jangan lagi ada keraguan terhadap kiprah organisasi kepemudaan ini. Terbukti, saat ini banyak lini yang justru dijabat oleh generasi muda, mulai dari Kepala Desa, Bupati/Walikota, Gubernur, hingga anggota legislatif,” pungkasnya.

Loading...

Dia pun mengingatkan agar Karang Taruna tidak mati suri lagi, dan harus berbenah diri. Sebab, masa depan bangsa ditentukan oleh pemuda saat ini.

“Perlu adanya perbaikan dalam bentuk pendidikan dan pelatihan atau lainnya. Dan segera bangun akses program yang bisa meningkatkan kualitas SDM sambil mencari peluang yang bisa di kerjakan,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Dukun Kiki Nuryadi menyampaikan apresiasi kepada Karang Taruna yang mulai menggeliat ditandai dengan pelantikan ini, semoga kedepan bisa dapat memberikan manfaat di 26 enam Desa yang ada di Kecamatan Dukun.

Baca Juga  Maling Nekat, Gondol Mixer Masjid di Surabaya

Selain itu Kiki Nuryadi juga menyampaikan bahwa terkait dengan PMK pada hewan, dia memastikan di wilayahnya masih terbilang aman. Akan tetapi untuk 2 pasar hewan di Desa Lowayu dan Mentaras Kecamatan Dukun untuk sementara ditutu.

“Kami juga berkomunikasi secara intens maupun berkoordinasi kepada instansi terkait untuk dilakukan tindakan penangan dan pencegahan,” katanya.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan bergerak cepat melakukan penyemprotan pada hewan ternak sesuai permintaan peternak yang ada di Kecamatan Dukun.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Gresik Umi Khoiroh, Forpimka Dukun, Ketua PC NU Gresik KH. Mulyadi, Rois Syuriah PCNU KH. Mahfudz Ma’shum, Kepala Desa, Ketua BPD se Kecamatan Dukun serta pengurus Kartar yang dilantik dan undangan lainnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakPemkab Bojonegoro Upayakan Penanganan Banjir Kota
Artikulli tjetërWakil Ketua Komisi III Adies Kadir Apresiasi Divpropam Polri Kirim Anggota Terlibat Narkoba ke Brimob

Tinggalkan Balasan