Bupati Gresik Launching Angkutan Perintis dan Penyeberangan di Pulau Bawean

14
Bupati dan Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani - Aminatun Habibah saat melounching angkutan umum perintis di Pulau Bawean.

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Setibanya di dermaga Pelabuhan Bawean, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah langsung melaunching angkutan umum perintis berupa dua unit armada Damri rute Sangkapura – Tambak dan angkutan penyeberangan Bawean – Gili Noko, Selasa (8/6/2021).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, peluncuran angkutan perintis ini sebagai bentuk komitmen pemerintah yang menginginkan kebijakan dan pelayanan tidak tersentralisasi di wilayah daratan saja, melainkan merata hingga ke Pulau Bawean.

“Dengan adanya transportasi ini mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat Bawean. Dan juga bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Gus Yani ini.

Loading...
Baca Juga  Jalan Desa Panti Semakin Kuat dengan Memanfaatkan Limbah Batubara

Gus Yani pun berharap, Pulau Bawean harus dikenalkan kepada seluruh masyarakat di seluruh Indonesia. Sebab, wilayah yang dikenal dengan Pulau Putri ini memiliki potensi yang cukup besar.

“Utamanya sektor pariwisata dan budaya di Bawean yang tidak kalah menarik dengan daerah lain. Harus dirawat melalui inovasi dan kreatifitas. Mari kita awali dari masyarakat sendiri, kemudian diperkenalkan ke seluruh Indonesia hingga mancanegara,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Nanang Setiawan menjelaskan, angkutan umum perintis Sangkapura – Tambak ini untuk kebutuhan transportasi masyarakat Bawean.

Nantinya, angkutan umum ini akan beroperasi selama 30 hari ke depan. Setiap hari ada 2 armada minibus yang beroperasi keliling Pulau Bawean.

Baca Juga  Kejari Sumenep Tetapkan Dua Tersangka Pengadaan Kapal Tanpa Tender Senilai Rp 8 Miliar

“Lalu transportasi penyeberangan Bawean – Gili Noko juga PP setiap hari yang berlangsung selama 30 hari juga,” ujar Nanang, Selasa (8/6/2021).

Pihaknya berharap, keberadaan transportasi ini dapat memudahkan masyarakat dalam beraktifitas sehari-hari. Dan langkah ke depan Bawean harus dikenalkan kepada seluruh masyarakat.

“Kalau Bawean semakin dikenal masyarakat, maka akan semakin berdampak positif bagi warga Bawean,” pungkasnya. (*)

Reporter : Azharil Farich

Loading...
Artikulli paraprakForkopimda Pamekasan Lakukan Penyekatan
Artikulli tjetërDuh! Material Pasir di Sungai Jambewangi ‘Disedot’ Diduga Ilegal

Tinggalkan Balasan