Bupati dan Kasdam Tinjau Posko PPKM Mikro Kelurahan Bugih Pamekasan

Bupati dan Kasdam Tinjau Posko PPKM.

PAMEKASAN, (Kabarjawatimur.com) – Bupati Pamekasan, Baddrut cewek Tamam, mendampingi Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan, meninjau posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan, Rabu (24/02/2021).

Dalam melakukan peninjauan, selain didampingi bupati, rombongan Kasdam V/Brawijaya juga didampingi Dandim 0826 Pamekasan, Waka Polres dan Sekdakab Pamekasan.

Pelaksanaan peninjauan posko PPKM Skala Mikro di Kelurahan Bugih dimaksudkan untuk melihat secara langsung kesiapan setiap personel yang bertugas di lapangan sebagai salah satu upaya pengendalian dan pencegahan penularan virus Covid 19.

“Beberapa kali saya melaksanakan evaluasi, saya hanya melihat secara data diatas kertas, saya pengen meyakinkan sehingga saya turun di beberapa Kabupaten/kota. Tapi kalau posko yang sudah disiapkan saya ngak heran pasti sudah disiapkan,” kata Kasdam V/Brawijaya, Brigjen TNI Agus Setiawan.

Ia menambahkan, jika dirinya sebenarnya ingin turun langsung meninjau posko secara mendadak tanpa ketahuan siapapun termasuk juga dengan jajaran forkopimda.

“Jadi saya berangkat sendiri kemudian saya ngecek posko yang memang tidak disiapkan, pasti ada yang kurang, kalau ini tidak usah saya cek pasti lengkap. Makanya saya tadi hanya melakukan tanya jawab langsung dengan pak camat dan pak lurah,” ungkapnya.

Loading...

Jendral bintang satu itu berharap, pada setiap posko PPKM untuk dilengkapi dengan tenaga nakes dan personel yang bisa berfungsi sebagai tenaga treser dan dilengkapi dengan alat pendukung lainnya.

Selain itu juga Kasdam menginginkan agar pemangku kebijakan untuk lebih aktif lagi dalam mengedukasi masyarakat untuk selalu melakukan pola hidup yang bersih dan sehat seperti dalam pepatah yang mengatakan kebersihan pangkal kesehatan.

“Saya berharap dalam 2 hari perpanjangan PPKM mikro ini harus bisa menghilangkan zona kuning jadi hijau,” ujarnya.

Pada kesempatan itu Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam juga mengajak seluruh yang hadir untuk bisa juga mengedukasi masyarakat agar tidak termakan berita hoax.

“Ayo kita rajut kesetiakawanan dengan bergandengan tangan berperang dalam mengedukasi masyarakat untuk tidak termakan hoax dan mudah-mudahan edukasi yang kita lakukan bisa membuat pemahaman yang benar bahwa Covid ini ada dan mengganggu kehidupan kita semuanya,” cetusnya.

“Fitnah dan hoax seakan-akan membuat kita semua ini merasa terganggu dengan model pendekatan yang kita lakukan mudah-mudahan segera terpahami dengan benar dan tidak salah,” tutupnya.

Reporter : Baihaki

Loading...
Berita sebelumyaPPKM Mikro di Banyuwangi Dinilai Sudah Tepat Sasaran
Berita berikutnyaCanangan Gerakan Santri Bermasker Wujudkan Jatim Bebas Covid-19

Tinggalkan Balasan