Bupati Blitar Bentuk Satgas Cilik Covid-19 untuk Awasi Pembelajaran Tatap Muka

25

BLITAR, – (Kabarjawatimur.com) – Pembelajaran tatap muka (PTM) di Kabupaten Blitar telah dimulai. Dimulainya PTM membuat siswa dan orang tuanya gembira.

Ya, itu karena sudah setahun sejak pandemi covid-19 melanda Indonesia, para siswa terpaksa belajar dari rumah secara daring.

Sejauh ini berdasarkan evaluasi, pelaksanaan PTM di Kabupaten Blitar berjalan lancar. Namun, bukan berarti pelaksanaan PTM ini tanpa risiko. Risiko tetap ada karena PTM dilaksanakan di tengah-tengah pandemi covid-19.

Tidak ingin PTM memunculkan kluster covid-19, Bupati Blitar Rini Syarifah membuat terobosan brilian dengan membentuk Satgas Cilik di setiap sekolah.

Satgas Cilik di tingkat TK, SD dan SMP di-launching secara resmi oleh Bupati Rini pada Selasa (6/4/2021) di Pendapa Agung Ronggo Hadi Negoro.

“Dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), kami membuat inovasi dan terobosan baru. Yakni dibentuknya Satgas Cilik Protokol Kesehatan Covid-19 di setiap sekolah baik TK, SD dan SMP,” ungkap Bupati Rini.

Baca Juga  Kabupaten Bojonegoro Ikuti Event Jatim Kominfo Festival

Dalam implementasinya di lembaga sekolah, Satgas Cilik Protokol Kesehatan Covid-19 memiliki tugas. Antara lain memberikan edukasi seputar covid-19 kepada
sesama siswa, orang tua dan masyarakat. Kemudian membimbing teman-teman mereka untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) demi mencegah kemungkinan pandemi di sekolah.

Loading...

Satgas Cilik juga bertugas melaporkan
adanya peserta didik yang tidak mematuhi peraturan kepada bapak atau ibu guru. Dan terakhir,  mengingatkan sesama teman untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, mengurangi kerumunan, dan mengurangi kegiatan di luar kelas.

“Ada beberapa tugas dan fungsi yang dilaksanakan Satgas Cilik. Satgas Cilik ini wajib ada di setiap kelas di jenjang TK, SD dan SMP. Nantinya, Satgas Cilik ini akan bertugas mengontrol dan mendisiplinkan teman-temannya agar tetap menjalankan protokol kesehatan,” papar orang nomor satu di Kabupaten Blitar itu.

Baca Juga  BMW Indonesia Sajikan X4 xDrive30i M Sport

Lebih dalam Rini menyampaikan, dirinya mendorong kepada seluruh lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan Satgas Cilik Protokol Kesehatan. Upaya yang dilakukan di antaranya dengan meningkatkan fungsi unit kesehatan  sekolah (UKS) di lembaga sekolah.

“Saya juga mengimbau agar dilaksanakan kerja sama dengan puskesmas di masing-masing kecamatan untuk melakukan pembinaan kepada anak-anak kita. Selamat bertugas anak-anakku. Semoga Satgas Cilik Protokol Kesehatan Covid-19 dapat menjadi ‘duta kesehatan’ untuk mengampanyekan pembiasaan perilaku hidup bersih, sehat dan disiplin protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19 pada saat pembelajaran tatap muka di sekolah,” tandasnya. (MR)

Loading...
Artikulli paraprakTingkatkan Kebutuhan Pasar Koperasi, Bupati Blitar Resmikan Maspion Bazar
Artikulli tjetërAdies Kadir: 4 Pilar sebagai Wujud Kehidupan Majemuk Bangsa Indonesia

Tinggalkan Balasan