Bunuh Pacar, Gara-Gara Hubungan Tak Direstui

43
Pelaku pembunuh pacar diamankan polisi

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Tanah kosong di Jl. Kertajaya Regency sebelah utara Grand Royal Sukolilo Surabaya mendadak gempar. Ini setelah ditemukannya sesosok mayat berjenis kelamin perempuan pada, Minggu (9/10/2016) sekitar pukul 12.00 Wib.
Diketahui mayat tersebut bernama Made Prabawanti Gowinda Dewa (18) warga Perumahan Wiguna Tengah Gg. 10 No. 18 Surabaya.

Kejadianny berawal saat orang tua Ni Made, yaitu I Made Ardan melapor ke SPKT Polrestabes Surabaya, Minggu (9/10/2016) sekitar pukul 09.30 Wib, tentang anak perempuannya yang sudah tiga hari tidak pulang. Dan diketahui anaknya pergi dengan kekasihnya AR (17) warga Jl.Arif Rahman Hakim Keputih I blok B/12 Surabaya.

Berdasar laporan tersebut, petugas Sat Reskrim Polrestabes Surabaya memancing pelaku dengan cara menelepon dan diajak ketemu di sebuah warkop di Jl.Jagir Wonokromo. Setelah pelaku ditemukan, petugas langsung menyergap dan menginterogasi mengenai keberadaan Ni Made kini. Setelah di interogasi, pelaku pun mengaku bahwa benar dirinyalah yang telah menghabisi nyawa kekasihnya Ni Made Prabawanti tersebut dengan cara mencekik lehernya hingga meninggal dunia.

Loading...

Untuk selanjutnya pelaku pun digelandang agar memberitahu, dimana keberadaan korban saat ini. Saat sampai di lokasi pembunuhan, pelaku pun menunjukkan mayat Ni Made yang sudah membusuk ditimbun rumput ilalang. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, motif pelaku membunuh korban karena pelaku tidak suka hubungan keduanya dibatasi oleh orang tua korban.

Pelaku ini ternyata juga pernah menjadi residivis dan tahun 2013 lalu pernah di penjara selama 1 tahun 6 bulan di Polrestabes Surabaya,dilaporkan orang tua korban karena telah membawa kabur anaknya tersebut. “Saat itu usia Ni Made Prabawantu masih 15 tahun “, jelas Shinto kepad kabarjawatimur.com, Minggu (09/10/2016).

Shinto menambahkan, saat itu pelaku AR dengan korban berjalan-jalan dahulu menggunakan motor milik korban, lalu mencekik korban hingga tewas, sebelum akhirnya dibuang di lokasi kejadian. “Mayat korban diperkirakan sudah sejak tiga hari yang lalu yakni sejak Kamis (06/10/2016)”, tutup Shinto di Mapolrestabes Surabaya. Pelaku kini ditahan dan akan di jerat dengan Pasal berlapis yakni 338 dan Pasal 365 KUHP.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPersela Dipermalukan Semen Padang
Artikulli tjetërPemulung di Kota Malang Dapat BPJS Gratis

Tinggalkan Balasan