BLITAR, (Kabarjawatimur.com) – Diduga bunuh diri, Isnan (58) warga Dusun Sumberjo Desa Jabung, Kecamatan Talun Kabupaten Blitar ditemukan meregang nyawa di kamarnya dengan kondisi berdarah-darah dan tangan memegang kabel listrik.

Informasi yang berkembang di sekitar lokasi kejadian, korban diduga meninggal dengan cara menyayat tubuhnya dan menyetrumkan listrik ke tubuhnya dengan kabel.

Selain itu, diperoleh informasi, Isnan meninggalkan pesan aneh di tembok kamar tempat dia mengakhiri hidupnya. Dia menulis pesan agar dimakamkan di halaman.

Widi, tetangga korban menceritakan, sekitar pukul 06.00 WIB dia mendengar suara Isnan menangis di dalam rumahnya. Dia abai, karena tangisan serupa itu bukan hal aneh dan beberapa kali didengar oleh Widi.

Baca Juga  Mendag: Indonesia Jadi Pusat Industri Produk Halal dan Kiblat Fesyen Muslim Dunia

Namun ketika istri Isnan pulang dari mengantar cucunya ke sekolah di wilayah Kecamatan Wlingi, istri korban tidak bisa masuk rumah karena dikunci dari dalam. Widi pun dimintai tolong untuk mencongkel salah satu jendela agar bisa masuk ke dalam rumah.

Loading...

Setelah berhasil masuk melalui jendela yang dicongkel, ternyata rumah dalam keadaan sepi. Mereka tidak menemukan Isnan yang sebelumnya terdengar menangis. Widi dan istri korban kemudian menuju satu kamar yang tertutup dan terkunci dari dalam.

“Setelah saya dobrak, ternyata Isnan sudah meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah, terkapar di lantai kamar. Ada sejumlah luka sayatan di tubuhnya dan tangannya masih memegang kabel listrik,” terang Widi.

Baca Juga  Pengusaha Kost-kostan Nyambi Jualan Obat 'Gedek'

Lebih jauh Widi mengatakan, dia sering mendengar Isnan bercekcok dengan istrinya yang diketahui baru sembilan bulan pulang dari bekerja di luar negeri sebagai TKW.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Blitar AKP Sodik Efendi menjelaskan, petugas masih melakukan penyelidikan terkait meninggalnya korban. Bedasarkan keterangan dari saksi-saksi, korban diketahui sering cekcok dengan istrinya.

“Namun informasi tersebut belum bisa kami pastikan. Ya, saat ini kami nunggu hasil dari autopsi di RS Ngudi Waluyo Wlingi,” pungkas Sodik. (*)

Reporter: Dwi Hari

Loading...
Berita sebelumyaViral,Warga Blitar Meningal Dalam Keadaan Sujud Saat Sholat
Berita berikutnyaIni yang Dilakukan BPN Surabaya II di Hari Pahlawan

Tinggalkan Balasan