Bulan Imunisasi Anak di Bangkalan Sasar 65.510 Balita

24
Pembukaan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Puskesmas Blega (Foto: Humas Pemkab)

BANGKALAN, Kabarjawatimur.com- Dinas Kesehatan Bangkalan melaksanakan bulan imunisasi anak nasional (BIAN) sejak 5 Agustus 2022. Sebanyak 65.510 anak dan balita menjadi sasaran imunisasi yang berlangsung sampai akhir tahun ini.

Kepala Dinkes Bangkalan, Sudiyo mengatakan puluhan ribu anak yang akan diimunisasi berusia 9-59 bulan. Mereka akan mendapatkan imunisasi dasar maupun lanjutan bagi anak yang belum menerima dosis vaksin disesuaikan usia, yakni berupa, OPV, IPV dan DPT-HB-HIB.

“Kemudian imunisasi tambahan pemberian satu dosis imunisasi campak–rubella tanpa melihat status imunisasi sebelumnya,” ungkapnya, Selasa 9 Agustus 2022.

Menurutnya, Bulan Imunisasi Anak Nasional dilaksanakan untuk menghentikan transmisi virus Campak dan Rubela, serta mendapatkan sertifikasi eliminasi campak – rubella tahun 2026 dari SEARO. Kemudian ingin mempertahankan Indonesia bebas polio tahun 2026, serta dapat mengendalikan penyakit difteri dan pertusis.

Loading...
Baca Juga  Menolak Diperiksa, Ternyata Ngempit Narkoba dalam Dubur

“Kami berharap kegiatan bulan imunisasi anak nasional ini, semua anak yang ada dikabupaten bangkalan dapat meningkatkan kualitas kesehatannya,” imbuhnya.

Sudiyo mengungkapkan, pandemi covid-19 berdampak signifikan terhadap cakupan pelayanan imunisasi. Sebab, dalam dua tahun terakhir cakupan imunisasi mengalami penurunan yang cukup drastis. Pada tahun 2020 cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) hanya tercapai 69,7% dari target awal 92,9%. Sedangkan pada tahun 2021 hanya tercapai 50,8% dari target 93,6%.

“Penurunan ini mengakibatkan timbulnya daerah-daerah kantong yang berpotensi menjadi sumber kasus penyakit, seperti campak, polio, hepatitis, TBC difteri, pertusis dan lainnya,“ katanya.

Reporter: Rusdi

Loading...
Artikulli paraprakArvostelussa iPhonen uusi iOS 10
Artikulli tjetërTawuran Pelajar, Polisi Surabaya Kembali Tangkap Satu Tersangka

Tinggalkan Balasan