Breaking News! Polisi Gagal Jemput Paksa MD, Rumah Terkunci Rapat

0

JEMBER,(kabarjawatimur.com) –Sejumlah anggota polisi berpakaian preman mendatangi rumah mantan Kepala BPBD Jember MD yang berada di Komplek Perumahan Milenia, Kecamatan Kaliwates, Jember, Kamis petang (4/8/2022).

Kedatangan ke 6 orang anggota Satreskrim Polres Jember untuk menjemput paksa MD yang saat ini berstatus tersangka.

Mereka tiba di rumah tersangka sekitar pukul 18.00 WIB. Namun hingga berita ini ditulis upaya jemput paksa ini gagal, polisi tak bertemu seorang pun yang ada di dalam rumah tersebut.

Kondisi rumah besar dan mewah tersebut tampak sepi bagai tak berpenghuni. Nampak beberapa kali polisi berusaha mengetuk pintu pagar rumah MD, tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah itu.

Terkait gagalnya penjemputan paksa yang dilakukan polisi, kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Dika Hardiyan Wiratama, melalui Penyidik Reskrim Polres Jember Bripka Sigit Hermawan, mengatakan upaya tersebut silakukan sebagai upaya dan mekanisme penyidikan yang sudah diatur pada Pasal 112 ayat 2 KUHAP.

Baca Juga  BMW Indonesia Sajikan X4 xDrive30i M Sport

“Kita hanya melaksanakan upaya dan mekanisme penyidikan yang sudah diatur baik KUHAP dan perkap. Dengan upaya mengedepankan silaturrahmi,” kata Sigit saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Loading...

Dalam Pasal 112 ayat 2 KUHAP, kata Sigit, dijelaskan dan mengatur bahwa. Orang yang dapat dijemput secara paksa adalah tersangka atau saksi.

“Pasal tersebut berbunyi ‘Orang yang dipanggil wajib datang kepada penyidik dan jika ia tidak datang penyidik memanggil sekali lagi, dengan perintah kepada petugas untuk membawa kepadanya’ Karena itu, tersangka maupun saksi yang tidak memenuhi panggilan sebanyak dua kali akan dijemput secara paksa,” ujar Sigit.

Terkait penjemputan paksa yang dilakukan, lanjut Sigit, polisi juga meminta bantuan Satpam dan Ketua RT setempat.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Bantu Vaksinasi Serentak BIN Daerah di Jember

“Namun tersangka masih tidak membukakan pintu. Selanjutnya kita upaya menghubungi pengacaranya untuk dapat kiranya dibantu komunikasi dengan tersangka,” ujarnya.

“Konfirmasi dengan PH (pengacara), nantinya (tersangka) hadir pada hari Sabtu besok,” sambungnya.

Sementara itu tim kuasa hukum MD, Purcarhyono Juliatmoko mengatakan dirinya masih berupaya menghubungi tersangka. Namun upaya tersebut belum berhasil.

“Saya juga belum tahu keberadaan Pak Djamil (MD) dimana. Saya datang memenuhi panggilan dari penyidik yang ada di depan rumah klien saya,” kata pria yang akrab dipanggil Moko ini.

“Lebih lanjut nanti saya informasikan lagi, setelah saya komunikasi dengan beliau (MD),” sambungnya. (*)

Reporter: Eko

Loading...
Artikulli paraprakPengedar Kanginan Diamankan, Sabu Hingga Ekstasi Diamankan

Tinggalkan Balasan