Bos Polowijo Gosari Wafat Usai Wakafkan Masjid Megah Bertaraf Internasional

15167
Ratusan warga saat mensalatkan almarhum di Desa Gosari, Ujungpangkah

GRESIK, (Kabarjawatimur.com) – Managemen dan karyawan PT Polowijo Gosari Group, Kabupaten Gresik berduka. Dikarenakan bos sekaligus pendirinya H. Ahmad Djauhar Arifin meninggal dunia pada Minggu (26/7/2020) siang, ketika dirawat di RS Nasional Hospital Surabaya.

Pengusaha yang akrab disapa Haji Arifin ini wafat di usia 69 tahun. Dia dikenal sangat dermawan dan telah mewakafkan masjid megah bertaraf internasional. Masjid yang berlokasi di area pabrik tersebut, sedianya diresmikan oleh Jusuf Kalla.

“Namun karena terkendala covid-19, Masjid Al Akbar yang didirikan oleh almarhum tidak jadi diresmikan oleh Pak Jusuf Kalla. Tapi sebelum beliau wafat, sudah diresmikan secara internal perusahaan,” ujar Asep Eka, Humas PT Polowijo, Senin (27/7/2020).

Baca Juga  Kasus Covid-19 Banyuwangi Positif 83, Sudah Sembuh 53 Orang
Loading...

Saat proses pemakaman yang berlangsung di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik tampak ratusan warga, mulai dari kerabat, kolega bisnis datang memberikan penghormatan terakhir. Termasuk kelima putranya yang dikenal dengan sebutan Pandawa Lima.

“Telah meninggal dunia ayahanda kami H Ahmad Djauhar Arifin pada 26 Juli 2020 di RS Nasional Hospital Surabaya, karena sakit jantung,” kata Koko, sapaan akrab Dedy Harnoko ketika memberi sambutan di depan pelayat.

Dia berkata, dia bersama pandawa lima telah berkomitmen untuk meneruskan perjuangan almarhum. Baik di bidang usaha maupun keagamaan. Sebab, almarhum pernah berpesan agar kelima putranya selalu santun dan membantu masyarakat sekitar.

“Sebagai putra almarhum, kami merasa bangga dengan perjuangan yang telah dirintis selama ini. Karena meski berangkat dari desa kecil, tapi apa yang beliau rintis sudah diperhitungkan di kanca internasional,” pungkasnya. (*)

Baca Juga  Rem Blong, Truk Tronton Seruduk 2 Mobil di Panceng Gresik

Reporter : Azharil Farich

Loading...

Tinggalkan Balasan