Bos Audio Mobil Gantung Diri, Diduga Karena Asmara

18054
Ruko, lokasi kejadian gantung diri. 

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-CHL (40), ditemukan tewas gantung diri di lantai 3 rumah sekaligus ruko di Jalan Dukuh Kupang XX, Rabu (11/8) sekitar pukul sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ditemukan, bos Audio mobil itu sudah tak bernyawa.

Kali pertama korban ditemukan oleh karyawannya, Dedy warga Benowo. Saat itu, dia curiga karena korban ditelepon melalui HP-nya, namun tidak diangkat.

“Yang tahu awal karyawannya, Dedy. Waktu itu korban dihubungi HPnya, tapi tidak diangkat, karena biasanya juga pesan makanan,” kata Iis penjual soto di samping korban.

Dedy kemudian menghampirinya ke tempat usahanya tersebut dengan naik motor. Sampai di tempat tujuan rumahnya dalam keadaan tertutup.

Selanjutnya, mencarinya ke lantai 3 dan alangkah kagetnya, Dedy mendapati tubuh bosnya menggantung di atap ruko. “Korban gantung diri pakai kabel dan naik kursi plastik di atap ruko,” tambah Iis.

Baca Juga  Mengawali Tahun 2022, Wabup Gresik Ngantor di Desa Morobakung Manyar

Mendapati CHL gantung diri, Dedy langsung mmberitahu Iis dan diteruskan melapor ke Polsek Dukuh Pakis.

Loading...

Dugaannya, korban ini sudah empat hari gantung diri, sebab saat ditemukan tubuhnya sudah membusuk.

Iis tahu setelah polisi menunjukkan bukti chatting di HP CHL Minggu (8/8/2021). Di waktu itu sebelum melakukan gantung diri, CHL sempat whatsapp pacarnya. “Korban chatting ke pacarnya jika tidak datang ke rumahnya, korban akan bunuh diri,” jelas Iis.

Ternyata, ancaman CHL tidak main-main dan benar bunuh diri. Sepengetahuan Iis, korban tinggal sendirian di ruko dan membuka usaha salon mobil Zero Audio. Dia punya seorang karyawan, Dedy, asal Benowo.

Korban saat ini masih dalam proses cerai dengan istrinya dan dikarunia satu anak. “Terkadang pacarnya datang main-main ke sini (ruko) korban,” jelas Iis.

Baca Juga  DLH Bojonegoro Minta EMCL Sosialisasi dan Utamakan Keselamatan Warga

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Dukuh Pakis AKP Haryoko membenarkan adanya laporan gantung diri di Dukuh Kupang. Jenazah CHL sudah dievakuasi ke RSUD dr Soetomo.

“Korban bunuh diri diduga karena motif asmara, saat ini kami masih memeriksa saksi saksi yang mengetahui kejadian gantung diri, di antaranya karyawan korban,” tutup Haryoko. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Berita sebelumyaIkuti Cara Dapat Vaksin Dosis 1 dan 2 di Surabaya
Berita berikutnyaPeduli Isoman, Ojol Jember Ikhlas Berbagi

Tinggalkan Balasan