Proses pencarian bocah diduga tenggelam.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)- Petugas gabungan dari pemerintah kota dan juga orang Surabaya masih melakukan pencarian terhadap bocah berusia 2 tahun yang dikabarkan tenggelam pada, Rabu (24/11/3021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Kejadiannya bermula, sekitar pukul 17.30 WIB, piket SPKT Polsek Tandes mendapat informasi masyarakat adanya anak hilang diduga tenggelam terbawa arus air selokan.

Dilokasi, anggota menemui kedua orang tua korban termasuk para saksi. Hasil interogasi awal, Y ibu korban sedang mencuci piring di depan kamar kost bersama korban.

Ketika Y turun dari tangga mengarah keluar kost diikuti korban yang akhirnya digendong dan diajak membeli jajan ke toko. Tiba di lokasi (toko) korban turun dari gendongan bahkan sempat masuk kedalam toko dan tidak lama korban lari keluar toko.

Baca Juga  Jendral Andika Bertemu Kapolri, Ada Apa?
Loading...

Sempat dilihat oleh Y bahwa korban masuk ke tempat kost Orang tuanya. Ketika kue yang akan diberikan kepada korban, ia tidak ada ditempat. Selanjutnya ibu korban dan warga berusaha mencari korban.

Dalam pencarian ada seorang saksi lain, H melihat di saluran air ada orang yang melambaikan kedua tangannya diatas air yang mengalir sangat deras.

Kanit Reskrim Polsek Tandes Ipda Gogot Purwanto membenarkan kejadian bocah yang diduga tenggelam itu.

“Hingga saat ini masih belum diketemukan dan dalam pencarian Tim TGC Surabaya Barat,” singkat Gogot, Rabu (24/11/2021).

Reporter: Eko

Loading...
Berita sebelumyaWarga Berharap Pemkab Jember Perbaiki Jalan Antar Kecamatan Sepanjang 5 Km
Berita berikutnyaPertemuan Tahunan 2021 Bank Indonesia Wujudkan Percepatan Pemulihan Ekonomi Jawa Timur

Tinggalkan Balasan