Bobol Rumah, Pemuda asal Ponorogo Sikat Dua HP di Surabaya

137
Pelaku didampingi Kapolsek Dukuh Pakis.

SURABAYA, (Kabarjawatimur.com)-
Rumah warga di Jalan Darmo Permai Selatan V / 80 Surabaya, dibobol maling, Kamis, 05 Desember 2019, sekitar jam 23.00 WIB

Usai kejadian korban yang bernama, Stevano Tanmen, melaporkan kejadian pembobolan itu ke Polsek Dukuh Pakis, Surabaya.

Dalam aksinya, pelaku ini memasuki kamar anak korban dengan mencongkel dan merusak pintu, kemudian mengambil 2 (dua ) Handphone (HP) serta Modem.

Polsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya yang memperoleh informasi tentang pencurian itu langsung melakukan penyelidikan.

Hingga akhirnya pelaku pencurian dengan pemberatan itu diketahui berada di Dusun Ngledok Rt 02 Rw 02 Mlarak Ponorogo.

Kemudian Tim bergerak ke tempat tinggal terduga pelakunya dengan menempuh perjalanan darat selama 2 jam. Begitu sampai di rumah pelaku di Ponorogo, langsung dilakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap pelaku.

Loading...
Baca Juga  Binda Korwil Jember Dampingi Dinas Kesehatan Kejar Capaian Vaksinasi Dosis 2 dan Boster

Diketahui, pelakunya bernama,
Prasetio (21), warga Dukuh Ngledok Rt.02 Rw 02 Desa Mlarak, Kecamatan Mlarak, Ponorogo.

Kompol Sugihartoyo, Kapolsek Dukuh Pakis mengatakan, petugas yang menemukan diduga pelakunya langsung melakukan penggeledahan di rumah dan didapati barang bukti berupa, HP merk Oppo A3S, dan merk Iphone milik korban.

“Bukan hanya itu, juga uang hasil kejahatan Rp.150.000, buku rekening BRI dan modem merk Andromax,” sebut Sugihartoyo, Senin (9/12/2019).

Dirumah pelaku juga, petugas kemudian melakukan interogasi dan pelaku mengakui semua perbuatan pidananya serta mengakui barang bukti itu adalah hasil kejahatannya.

Selanjutnya pelaku di bawa ke Mapolsek Dukuh Pakis, Polrestabes Surabaya guna pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga  Bupati Bakar Semangat Atlit Bojonegoro, Final Bola Voley GMP Cup 2022

Kini, pelaku ini sudah mendek dalam penjara. Polisi akan menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP. (*)

Reporter : Eko

Loading...
Artikulli paraprakHari Anti Korupsi, Aktivis Minta Pemkab Bangkalan Lebih Transparan
Artikulli tjetërPemilu 2019, Bawaslu Jatim Catat 5.597 Pelanggaran

Tinggalkan Balasan