BNNK Surabaya Bersama Petugas Gabungan, Periksa Urine Pengunjung di 2 Tempat Hiburan Malam

139

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Giat gabungan dalam rangka penyeterilan malam Tahun Baru 2018 di kota Surabaya, di gencar oleh tim gabungan Surabaya.
Tim gabungan yang terdiri dari BNNK Surabaya didampingi oleh Sat Pol PP Surabaya, Unit Tim Tipiring Polrestabes Surabaya dan TNI, melakukan tes Urin di 2 tempat hiburan umum yang berada di Surabaya.

2 tempat hiburan umum yang dirazia tersebut adalah Galaxsi Bilyart dan Cafe Jalan. Pandigiling dan Rasa Sayang BLUe Fish Jl. Tegalsari.
Untuk kali ini razia yang dilakukan bukan terkait dengan perizinan yang dikantongi oleh dua tempat hiburan umum atau malam tersebut, Namun tes Urin tentang terditeksinya kecanduan Narkotika bagi para pengunjung serta wanita peneman para tamu (score girls dan purel).

Pengecekan tes Urin yang dipimpin langsung oleh AKBP Suparti selaku Kepala BNNK Surabaya, pada Minggu (31/13/2017) pukul 23.00 WIB, dengan sasaran awal yaitu Galaxsi Billyart, Jl. Pandegiling.

Terdapat 12 score girls, 4 purel serta 30 pengunjung di lakukan tes narkoba melalui Urine.
Selama pengetesan yang dilakukan oleh BNNK Surabaya menemukan 4 orang terdeteksi positif mengandung zat narkotika.

4 orang tersebut lantas dilakukan pemeriksaan di kantor BNNK Surabaya.
Juga 1 orang asal Sidoarjo saat dilakukan tes urine narkoba mengalami kesulitan untuk melakukan proses kencing di tempat yang telah disediakan oleh BNNK Surabaya.

Baca Juga  Modal Foto Lelang di FB, Kelabuhi Tetangga hingga Ratusan Juta

Karena mengalami kesulitan terpaksa pemuda asal Sidoarjo terebut harus diperiksa lebih lanjut ke kantor BNNK Surabaya.
“Ada 1 pemuda yang kesulitan kencing meski tim kita sudah berupaya dengan memberikan minuman sebanyak mungkin, namun pemuda itu tidak bisa kencing , sehingga kita tidak bisa melakukan tes Urine di tempat terpaksa kita amankan juga untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Suparti.

Rasa Sayang Blue Fish
Rasa Sayang Blue Fish
Dilanjutkan tim gabungan menuju Cafe dewasa Rasa Sayang BLUe Fish Jl. Tegalsari, Tuk melalukan tes narkoba.
Kedatangan tim gabungan yang tepat pada hari Tahun Baru 2018 pukul 00.30 WIB disambut dengan berbagai protes dari pihak pengunjung Cafe dewasa.

Loading...

Salah satu purel atau wanita peneman tamu mencoba lari dengan melalui plafon atas lantai 2 yang berada di sisi depan Cafe. Namun upaya melarikan diri untuk menghindari tes urine tersebut gagal, pasalnya plafon yang di injaknya patah dan wanita tersebut terjatuh menimpah motor yang berada di halaman parkir Cafe, dan beruntung tidak mengalami luka serius.

Selama pemeriksaan tes narkoba di Cafe Blue Fish Rasa Sayang, memakan waktu 2,5 jam.
Padatnya pengunjung Cafe dan para wanita peneman minum juga dengan kondisi tempat yang sempit, sehingga tim BNNK Surabaya membutuhkan waktu lama untuk melakukan pemeriksaan test urine.

Baca Juga  Kejari Sumenep Tetapkan Dua Tersangka Pengadaan Kapal Tanpa Tender Senilai Rp 8 Miliar

Kurang lebih 29 wanita peneman minum (purel) 65 pengunjung Cafe diperiksa.
Dari hasil pemeriksaan diketahui positif mengkonsumsi narkoba terdapat 11 orang.
“Dari hasil temuan adanya ke positif an para wanita dan laki laki pengunjung Cafe yang positif mengkonsumsi narkoba maka kesemuanya juga kita lalukan pemeriksaan lebih lanjut di kantor BNNK Surabaya,” tambah Suparti.

Pemuda diketahui menyimpan narkoba saat di periksa di Rasa Sayang Blue Fish
Pemuda diketahui menyimpan narkoba saat di periksa di Rasa Sayang Blue Fish
Selama pemeriksaan tim gabungan menemukan salah satu laki laki yang menyimpan sabu sabu dan selesai mengkonsumsinya.
Selain itu juga seorang pria asal Probolinggo diamankan oleh Polsek Tegalsari karena melawan dan adu fisik saat dilakukan tes urine oleh BNNK Surabaya.
Juga Sat Pol PP Surabaya mengamankan sepasang kekasih yang masih di bawah umur dan belum mempunyai identitas saat berada di cafe Blue Fish.

“Giat rutin test urine narkoba merupakan upaya kita dalam menekan peredaran narkoba di Surabaya, dan kita harapkan sedikit demi sedikit warga Surabaya menjauh dan tidak mengkonsumsi lagi zat berbahaya yang merusak kesehatan, dan membuat para pecandu hilang akal sehatnya,” tutup AKBP Suparti.

Reporter. : Rusmiyanto
Editor. : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprak200 Personil Gabungan Amankan Gebyar Musik Dangdut Di Wana Wisata Dander
Artikulli tjetërKapolres Bojonegoro Pimpin Apel Penutupan Ops Lilin Semeru 2017

Tinggalkan Balasan