BINDA Lanjutkan Progam Vaksinasi Masal Bantu Pemerintah Daerah

31

Jember,(kabarjawatimur.com) – Badan Intelejen Negara Daerah Jawa Timur, (BINDA) melanjutkan program vaksinasi masal untuk membantu pemerintah kabupaten kota di Jawa Timur. Program vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya mengejar target vaksinasi Covid-19 nasional dan daerah.

Vaksinasi masal di daerah dilaksanakan oleh Posda masing-masing. Seperti yang dilaksanakan oleh Posda Jember, yang digelar pada bulan Desember 2021 dan dilanjutkan lagi diawal bulan Januari tahun 2022 ini.

Setelah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Jember dengan pelaksana kegiatan Dinas Kesehatan setempat, vaksinasi di awal tahun ini bekerjasama dengan Rumah Sakit TK III Bhaladika Husada Jember (RS DKT).

Seperti vaksinasi masal yang dilakukan Rabu siang (19/1/2022) bertempat di Aula RS DKT. Masyarakat umum yang belum mendapatkan suntikan vaksin dosis 1 dan 2 sejak pagi hari mendatangi lokasi vaksinasi.

Baca Juga  Bus Terguling Tabrak VMS di Tol Sumo, 13 Orang Tewas

Kordinator Vaksinasi RS DKT, Kapten CKM Tantowi Jauhari menyambut baik vaksinasi masal dengan BINDA Jawa Timur. Selama ini vaksinator dari rumah sakit dibawah komando Kodam V Brawijaya telah banyak dilibatkan dalam vaksinasi masal.

Loading...

“Beberapa waktu ini banyak lembaga atau instansi lain berkolaborasi dengan kami, salah satunya dengan teman-teman (dari) BIN,” kata Kapten CKM Tantowi Jauhari, Rabu (19/1/2022).

“Mereka juga (BIN Posda Jember) punya peran dalam mensukseskan ini (program vaksinasi Covid-19) sehingga bekerjasama dengan kami sebagai vaksinator di lapangan dalam rangka mencapai target (vaksinasi daerah sebesar 70 persen) dan sebagainya salah satunya bekerjasama dengan BIN ini,” lanjutnya.

Tantowi menyebutkan sesuai data yang diterimanya dari Dinas Kesehatan, Selasa (18/1/2022) prosentase capaian vaksinasi di Kabupaten Jember sebesar 68,90 persen.”Data tadi malam (18/1/2022) itu 68,90,”katanya.

Baca Juga  Polisi Bekuk Pria Pengedar di Royal Residence Wiyung Surabaya

Lebih lanjut, Tantowi menyebutkan pemerintah memberi tenggat waktu kepada daerah yang belum mencapai target vaksinasi dosis 1 hingga akhir bulan Januari ini.

“Makanya warningnya kan sampai 30 Januari ini harus mencapai 70 persen. Makanya kita menghimbau kepada masyarakat Jember yang belum vaksin ini monggo kita sukseskan program vaksin ini, untuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Semua elemen mari kita kerjamasama termasuk dengan BIN (Posda Jember) ini,”pungkasnya.

Loading...
Artikulli paraprakTeman Sekolah Ita Minta David Dihukum Mati
Artikulli tjetërKPPU Gandeng BI Jatim Wujudkan Iklim Usaha Sehat

Tinggalkan Balasan