Bertemu Warga, Gus Riza dapat Curhatan Soal Kesejahteraan Guru Agama dan Kondisi Jalan

84
Calon Wakil Bupati Banyuwangi, KH. Mohammad Riza Azizy atau Gus Riza saat bersama relawan lintas agama

BANYUWANGI, (Kabarjawatimur.com) – KH. Mohammad Riza Azizy, Calon Wakil Bupati (Cawabup) Banyuwangi nomor urut 1 seringkali mendapatkan curhatan dari masyarakat Bumi Blambangan.

Kali ini saat menyisir kawasan Banyuwangi Selatan, Gus Riza, sapaan akrab KH. Mohammad Riza Azizy dapat keluhannya soal kesehateran guru ngaji bagi umat Islam. Lalu, guru pasraman bagi ummat Hindu. Kemudian, dari guru Injil umat Nasrani, dan guru umat Budha.

Mereka mengaku sudah tidak mendapatkan perhatian lagi selama pemerintahan daerah sekarang.

Pendeta Martin, perwakilan Gereja asal Purwoharjo menegaskan, pada saat jaman Bupatinya Bu Ratna, pihaknya masih mendapat dana renovasi Gereja dari Kesmas Banyuwangi.

“Saat saya bertemu dengan Bagian Kesmas Banyuwangi, ternyata dana hibah untuk tempat-tempat ibadah itu masih ada. Saya diminta mengajukan proposal. Padahal sebelumnya pengelola tempat Ibadah yang mendapat tawaran,” kata Pendeta Martin saat ketemu dengan Gus Riza, Jum’at (6/11/2020).

Baca Juga  Dinilai Aman, Polisi Turunkan Jumlah Personil Pengamanan Sidang MSAT

Loading...

Sementara itu, takmir Masjid Purwoharjo, mengatakan, sejak 10 tahun terakhir, Pemkab Banyuwangi kurang memperhatikan guru Madrasyah Ibtidakiyah (MI), dengan dalih masuk urusan Kemeterian Agama.

Menurutnya, Pemkab terkesan cuci tangan, akhirnya Dana Bos Daerah tidak didapatkan oleh Sekolah Agama. Belum lagi jalan desa yang jelek, padahal merupakan jalan utama anak-anak menuju sekolah.

“Selain itu, juga sebagai transportasi para petani mengangu hasil panennya. Bila tidak dipikirkan, nasib petani yang begini terus. Tidak pernah dipikirkan, begitu juga keluarganya,” ujar Sutri, salah satu warga.

Keluhan lain adalah pajak warung-warung kecil, karena pendapatan mereka tidak seberapa, tetapi sudah dibebani pajak yang mnemberatkan.

“Mbok kami-kami diberi ruang bernafas sedikit, biar tidak terlalu sesak dengan beban-beban yang diberikan pemerintah daerah,” ucap salah seorang pemilik warung.

Baca Juga  Warga Antusias, BINDA Jatim Bersama Dinkes Bojonegoro Gelar Vaksinasi

Sementara itu, Gus Riza mendengarkan langsung keluhan masyarakat tersebut. Dia berjanji akan segera merealisasikan. Apalagi sebagian besar yang dikeluhkan, sudah masuk dalam program 9 tuntas dan dijabarkan menjadi 60 program.

“Mohon maaf, kembali saya mengulangi penegasan saya, bahwa guru agama, Islam, Kristen, Hindu dan Budha sudah kami canangkan agar mendapatkan tunjungan. Itu sudah ada anggarannya, tinggal merealisasikan,” ujar Gus Riza dihadapan warga.

“Makanya jangan lupa 9 Desember 2020 mendatang, coblos nomor 1 biar Mas Yusuf dan saya bisa merealisasikan program-program kampanye,” pungkas Kandidat Doktor Ilmu Ekonomi Syariah ini.

Sekedar diketahui, Yusuf Widyatmoko akan bergandeng dengan KH. Muhammad Riza Azizy. Calon Bupati nomor urut 1 ini diusung Partai Demokrat, PKB, Golkar, PKS, serta Partai Non Parlemen lainnya. (*)

Reporter: Rochman

 

Loading...
Artikulli paraprakPetugas Rutan Ponorogo Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkotika Dalam Botol Shampo
Artikulli tjetërWarga Pasang Baliho Surat Usulan Pemecatan Bupati Faida

Tinggalkan Balasan