Bermodal Badan Usaha, Tipu Rekanan Rp 1,3 M

146

SURABAYA(kabarjawatimur.com)- Brigita Christina Utama (42) warga Surabaya ini kini harus berurusan dengan Polisi. Lantaran pelakudengan modus mendirikan sebuah badan usaha jual beli komoditas hasil panen hanya untuk menipu korbannya.

Aksi tipu-tipu tersebut diduga sudah dilakukan tersangka sejak lebih dari satu tahun yang lalu. Kini uang hasil kejahatannya sudah mencapai hingga milyaran rupiah.

Tersangka tersebut mendirikan sebuah Badan Usaha yang bergerak di bidang jual beli komoditas hasil panen dengan nama CV. Usaha Bersama Jaya.

Dengan Badan Usahanya tersebut pelaku mencari penjual yang menyediakan hasil panen berupa beras dalam jumlah besar. Aksinya pelaku membeli beras seberat 30.000 ton dalam kemasan 25 kg, seharga Rp 316.500.000 tersebut kepada pelapor yakni Sentot Senjaya, warga Mojoklanggru Kidul D/3 Surabaya dan Alex Priyo Santoso warga Kapten Piere Tendean 43 Tulungagung.

Baca Juga  Zero Stunting, DPRD Bojonegoro Laksanakan Kunjungan Kaji Banding di Kota Semarang

Ketika proses terjadinya jual beli, tersangka memberikan sebuah cek seharga barang yang dibeli kepada pelapor dan korban. Pada saat barang telah terkirim, pelaku menjualnya ke pihak lain. Namun ketika korban melakukan pencairan cek di Bank, cek tersebut kosong.

Loading...

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga menjelaskan, pelaku memesan beras pada tanggal 1 September 2015, dan selanjutnya korban mengirim barang yang dimaksud berupa beras seberat 30.000 ton senilai 316.500.000. Pelaku memberikan cek uang ternyata kosong saat dicairkan.

“Diduga ia melakukan penipuan dengan modus yang sama di wilayah lain. Dengan mendirikan Badan Usaha fiktif”, kata Shinto kepada kabarjawatimur.com,Kamis (13/10/2016).

Masih kata Shinto, dari ulah pelaku, para korbannya mengalami kerugian yang nilainya mencapai Rp 1,2 Milyar rupiah. Petugas juga menghimbau apabila ada korban lain yang merasa ditipu oleh tersangka ini segera melaporkan ke pihak Kepolisian.

Baca Juga  Lewat Pelatihan Handy Craft, Masyarakat Situbondo Serukan Sandiaga Nyapres

Akibat perbuatanya, Brigita harus mendekam di tahanan Polrestabes Surabaya, dan dijerat dengan pasal 378 dan atau 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Penulis : Ekoyono, Editor: Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakMahasiswi Dijadikan PSK, Germo Asal Kediri Ditangkap
Artikulli tjetërRampas HP Pelajar di Depan Balai Kota Surabaya

Tinggalkan Balasan