Berkedok Investasi, Berhasil Menipu Rp 22 M

67
Pelaku penipuan investasi bodong diamankan polisi

SURABAYA (kabarjawatimur.com) – Unit Reskrim Polsek Genteng Surabaya berhasil membongkar bisnis investasi bodong yang dikelola CV.Prayitno Investama Indonesia,yang beralamat di Gedung Bumi Mandiri Jl.Basuki Rahmat Surabaya.

Investasi bodong tersebut sudah berjalan sejak 2013 lalu dan memiliki jumlah investor 200 orang dengan kerugian para korbannya mencapai total Rp 22 miliar.

Diketahui pendiri CV Prayitno Investama Indonesia tersebut yakni Piping Agus sebagai Direktur Utama dan Yulianto sebagai Direktur. Dan hanya dua orang tersebut yang selama ini mengelola dan meyakinkan para investor yang akan bergabung yang kebanyakan adalah teman sekerja Piping di RS Premier.

Kanit Reskrim Polsek Genteng, AKP Hendra Krismawan mengungkapkan, praktek investasi bodong ini terbongkar setelah sejumlah korban melapor. Salah satunya adalah Septiana Ayu Dewita Sari, warga Jl.Sidodadi Gg.5 Surabaya.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro Kunker ke Kabupaten Tala, Terkait Inovasi Sistem E-Katalog Lokal

“Ayu berinvestasi sebesar Rp 20 juta ke CV.Prayitno sejak 20 Mei 2016 lalu. Karena keuntungan yang dijanjikan tidak kunjung nyata, akhirnya korban melapor kepada Polisi,” kata Hendra kepada kabarjawatimur.com,lSenin (24/10/2016).

Loading...

Modus yang dilakukan Piping adalah mengaku mempunyai perusahaan yang bergerak dibidang perdagangan komoditi valuta asing dan migas. Lalu Piping menjanjikan kepada korbannya jika mau investasi, maka korban akan diberikan profit (keuntungan) sebesar 25 persen dalam setiap bulannya.

“Setelah korban mentranfer uang, Piping hanya memberikan profit beberapa bulan saja. Setelah itu, keuntungan sudah tidak diberikan lagi oleh pelaku”,jelas Hendra.

Sementara, satu korbannya lagi yang bernama Wahyudiriyanto, mengatakan,dirinya sudah berinvestasi sejak 28 Juli 2016. Pria asal Jl.Wonorejo 2 Surabaya tersebut menyetorkan modal sebesar Rp 20 juta.

Baca Juga  Salip Ketum-ketum Parpol, Elektabilitas Erick Thohir 'Pole Position' di Pilpres 2024

Sama halnya dengan Ayu. oleh Piping , Wahyu dijanjikan keuntungan berlipat. Namun ternyata semua itu tidak benar hingga akhirnya melaporkan ke Polsek Genteng.

Akhirnya dua tersangka tersebut oleh Unit Reskrim Polsek Genteng ditetapkan menjadi tersangka dan mendekam di sel tahanan Polsek Genteng.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakPesawat Hawk MK-209 Diserahkan ke Skoadron I Lanud Supadio Pontianak
Artikulli tjetërSingapore Airline Luncurkan Penerbangan Non-Stop Tujuan San Francisco

Tinggalkan Balasan