Berhubungan Badan Dua Kali, Lalu Dibunuh

69

*Pelaku Pembunuhan Jalani 19 Adegan Rekontruksi

SURABAYA (kabarjawatimur.com) Rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilatar belakangi cinta tak direstui orang tua dan juga dendam digelar Selasa (11/10/2016).

Pelaku AR (17) dalam rekontruksi tersebut memerankan 19 adegan dari awal hingga akhirnya menewaskan pacarnya tersebut.

Dalam adegan tersebut tampak bahwa pelaku ini tega membunuh Ni Made Prabawati Gowinda (18) pada Kamis, (6/10/2016) yang lalu, dengan cara sadis setelah keduanya terlibat adu mulut hingga akhirnya korban dicekik.

Sebelum mencekik korban, keduanya sempat berhubungan badan sebanyak dua kali di semak-semak, depan apartement Puncak Kertajaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, peristiwa pembunuhan terhadap Ni Made, petugas melaksanakan 19 adegan rekonstruksi.

Baca Juga  Wujudkan Tata Kelola Desa Mandiri, AKD Bersama KWG Gelar Sarasehan

Peristiwa tersebut terjadi karena didasari dendam sakit hati atas teguran dari korban yang mengingatkan bahwa pelaku tidak seharusnya Drop Out (DO) dari sekolahnya.

Loading...

“Pelaku juga sudah menyimpan rasa dendam ketika dipidanakan oleh orang tua pelaku karena membawa korban yang waktu itu masih dibawah umur keluar dari Surabaya”,katanya.

Disamping korban sebelumnya disetubuhi sebanyak dua kali oleh pelaku, Fakta yang mengejutkan bagi penyidik bahwa ternyata diketahui meninggal oleh pelaku ternyata ada keterangan tambahan yang dilakukan oleh tersangka terhadap korban dari hasil rekontruksi yakni menginjak dan memukul korban.

“Fakta baru rekonstruksi tersebut bahwa pelaku sempat memukul wajah dan menginjak-injak perut korban yang sudah tak bernyawa dengan wajah tertutup jaket, sebelum akhirnya korban di tutupi dengan tumpukan rumput ilalang”,imbuh Shinto kepada kabarjawatimur.com,Selasa (11/10/2016).

Baca Juga  Dalam Rumah Tambak Asri, Polisi Temukan Belasan Poket Narkotika

Kasus tersebut sendiri mencuat kepermukaan setelah mayat Ni Made ditemukan pihak Satrekrim Polrestabes Surabaya pada Minggu (9/10/2016) dalam kondisi membusuk.

Sebelumnya sempat ada laporan oleh pihak keluarga jika Ni Made tidak pulang selama tiga hari.

Penulis : Ekoyono, Editor : Budi, Publisher : Gunawan

Loading...
Artikulli paraprakCuri Kotak Nasi Bungkus Untuk Selamatan Kehamilan
Artikulli tjetërSafdar Khan Terpilih Sebagai Division President Mastercard

Tinggalkan Balasan